Home Kesehatan Budaya Hidup Sehat & Jaga Imunitas, Kunci Cegah Hepatitis Misterius

Budaya Hidup Sehat & Jaga Imunitas, Kunci Cegah Hepatitis Misterius

23

Jakarta, Gatra.com - Spesialis kedokteran keluarga layanan primer sekaligus Ketua Departemen dan Staf Pengajar Departemen Kedokteran Komunitas FKUI, Dr dr Retno Asti Werdhani, MEpid menjelaskan bahwa untuk mencegah Hepatitis misterius pada anak, budaya hidup sehat harus terus dijaga.

"Ini terkait dengan lingkungan dan prilaku, maka itu kita juga harus membudayakan perilaku hidup sehat untuk mencgah penyakit hepatitis berat," ujarnya dalam webinar 'Kesehatan Infeksi Emerging: Hepatitis Akut Berat yang Belum Diketahui Penyebabnya', Kamis (12/5).

Lebih lanjut Retno menjelaskan bahwa lingkungan di mana tempat manusia hidup dipenuhi berbagai risiko pembawa penyakit, di antaranya faktor fisik, kimia dan biologi.

"Kita harus mengetahui apa saja yang memiliki risiko terhadap kesehatan kita supaya kita bisa mencegah," jelasnya.

Selain itu, status kekebalan tubuh juga sangat penting untuk mencegah masuknya virus. Retno menjelaskan, masa inkubasi hepatitis sangat bergantung pada imunitas tubuh. Makin rendah tingkat imunitas, makin berisiko pasien mengalami peningkatan gejala klinis.

"Masa inkubasinya sangat tergantung imun tubuh kita. Kalau kita menang melawan virus tersebut, imun tubuh kita baik, kita tidak sampai ke gejala klinis. Tapi kalau imun tubuh kita kalah, itu bisa menjadi gejala klinis," ujarnya.

Retno menyebut sejumlah gejala hepatitis yang patut diwaspadai, yakni perubahan warna air kencing menjadi warna seperti teh, disertai warna feses memucat. Kondisi demikian, anak harus segera mendapatkan perawatan di rumah sakit.

""Mungkin saja awal ringan, mual, muntah, diare, dan demam yang bisa tatalaksana di layanan primer. Tapi kalau sudah lanjut seperti ini, kencing seperti teh, BAB dempul, kita harus melakukan rujukan ke rumah sakit rawat inap." jelasnya.

Untuk mencegah penyakit hepatitis misterius yang menyerang anak-anak, Retno menekankan agar masyarakat terus menjaga kebersihan, rajin mencuci tangan, serta menjaga daya tahan tubuh dengan asupan nutrisi yang baik.

"Kita cegah dengan cuci tangan, memakai masker, dan sanitasi lainnya. Tapi kalau sudah terlanjur masuk tubuh, kita tingkatkan imun tubuh kita. Dengan apa? Dengan cuci tangan, nutrisi, kebugaran, dan istirahat yang cukup," ujarnya.

COMMENTS

LEAVE A COMMENTS