Home Kebencanaan Banjir Rob Rendam Tambak dan Pemukiman di Cilacap

Banjir Rob Rendam Tambak dan Pemukiman di Cilacap

Banyumas, Gatra.com – Rob atau banjir pasang air laut dilaporkan merendam tambak dan lahan pertanian di Kampung Laut, Cilacap, Jawa Tengah. Selain merendam tambak, pemukiman warga di sejumlah wilayah di Cilacap juga turut terdampak rob ini.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap, Gatot Arif Widodo, mengakui hingga saat ini belum diperoleh angka pasti luasan tambak atau lahan pertanian yang terdampak. Begitu pula dengan kerugian yang ditimbulkan.

“Kalau memang itu ada tercampurnya air payau atau air asinnya masuk ke tambak pastinya akan timbul kerugian. Tetapi kalau tidak banyak secara komposisi salinitasnya atau tingkat kegaramannya ya mungkin masih bisa diselamatkan,” ucap Gatot, Rabu (18/5).

Namun bisa dipastikan, wilayah Kampung Laut adalah kawasan yang paling terdampak di Cilacap. Selain merendam tambak, banjir rob juga merendam sekolah dan kantor layanan publik.

Gatot menjelaskan, meski hari ini masih masa rob, namun ketinggian air tidak setinggi Selasa (17/5/2022). Diperkirakan Selasa adalah puncak tertinggi rob di pesisir selatan dan akan terus menurun hingga 20 Mei mendatang.

“Untuk Kampung Laut, itu kemarin baru naik. Puncak tertingginya kemarin,” jelasnya.

Ia menambahkan, wilayah lain di Cilacap juga terdampak banjir rob. Di antaranya, Kamulyan dan Donan di Cilacap Selatan. Kemudian Pantai Jetis di Kecamatan Nusawungu. Sejauh ini belum ada laporan kerugian akibat rob di wilayah tersebut.

COMMENTS

LEAVE A COMMENTS