Home Ekonomi Tarif Masuk Taman Nasional Komodo Rp3,75 Juta Resmi Berlaku

Tarif Masuk Taman Nasional Komodo Rp3,75 Juta Resmi Berlaku

Kupang, Gatra.com – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memenuhi janji, yakni resmi memberlakukan harga tiket atau tarif masuk Taman Nasional Komodo (TNK) sebesar Rp3,75 juta rupiah di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.

“Mulai hari ini kami resmi memberlakukan tiket masuk Taman Nasional Komodo sebesar Rp3,75 juta rupiah. Kalau secara pribadi, saya mau semuanya ditutup. Tetapi itu kan tidak boleh. Kenaikan tarif Ini hanya berlaku untuk Pulau Komodo dan Pulau Padar. Sementara untuk Pulau Rinca dan lainnya, tetap diberlakukan tarif lama Rp150.000 untuk Wisman dan Rp3500 untuk Wisnu,” kata Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat pada Senin (1/8/2022).

Kenaikan tarif tiket masuk di TN Komodo yang menjadi polemik di kalangan masyarakat, ujar Laiskodat, dikarenakan kurangnya sosialisai dari pemerintah berkaitan dengan keputusan mengonservasi Pulau Padar dan Komodo.

“Jadi ini karena masalah sosialisasi yang belum bisa berjalan dengan baik, sehingga menimbulkan pro-kontra. Karena itu, kami sudah siapkan tim untuk menyosialisasikan masalah kenaikan tarif ini,” kata Laiskodat didampingi pejabat Forkompinda NTT.

Dia menegaskan, bagi kelompok yang tidak setuju terhadap kenaikan harga tiket di TN Komodo dan melakukan intimidasi, serta ancaman yang menyebabkan para wisatawan merasa takut, pihaknya akan mengambil langkah tegas.

“Sebagai Gubernur dan Forkompinda, kami akan mengambil langkah tegas kepada oknum atau kelompok yang mencoba mengganggu wisatawan ke Pulau Komodo dan Pulau Padar,” ucap Laiskodat tegas.

Kepada para pengelolah hotel dan restoran, Laiskodat mengharapkan agar tetap buka. “Kalau ada masalah atau merasa terganggu, silakan lapor saja ke polisi. Mereka akan ditindak tegas ,” tambah dia.

Laiskodat juga menerangkan, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) baru saja meresmikan Pulau Rinca sebagai mass tourism, dan di dalam terdapat 1.300 komodo, dengan tarif masuk yang sangat terjangkau.

“Ada sebagian besar Komodo ada di dalam sana. Jadi Komodo di Pulau Rinca, Padar, dan Pulau Komodo itu mukanya sama saja. Masyarakat bisa ke sana dengan harga yang terjangkau, tarif lama yakni Rp150.000 untuk Wisman dan Rp 3500 untuk Wisnu,” katanya.

Konservasi dilakukan di Pulau Padar dan Pulau Komodo, kata Laiskodat, hanya semata untuk menjaga ekosistem di kedua pulau itu bisa terjaga dengan baik, sebagai antisipasi dari ancaman pencurian makanan Komodo.

Selain itu, menjaga ekosistem laut di Pulau Padar dan Pulau Komodo karena menurut riset, kekayaan alam bawa laut di kedua pulau mencapai angka Rp20 triliun rupiah.

“Sehingga itu perlu dijaga dengan baik. Kita jaga ancaman pemboman ikan dan pencurian makanan Komodo. Karena kalau dibiarkan, maka lama-lama akan hilang. Semua ini kita lakukan agar TNK serta Labuan Bajo sebagai wisata super premium akan berjalan dengan baik,”ujarnya.