Home Hukum Menyingkap Kabut Kematian Brigadir J, Ditembaki Bergiliran, Ini Penembak Pertama

Menyingkap Kabut Kematian Brigadir J, Ditembaki Bergiliran, Ini Penembak Pertama

Jakarta, Gatra.com– Kabut kasus Kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo perlahan mulai tersingkap.

Kuasa hukum Bharada E, Muhammad Boerhanuddin memberikan keterangan bahwa kliennya tersebut mendapatkan tekanan dan perintah dari atasannya untuk menembak Brigadir J. “Nembak karena ada tekanan dan perintah dari atasan,” ujarnya. Senin (7/8).

Saat penembakan terjadi Boerhanuddin mengatakan bahwa Ferdy Sambo berada di lokasi kejadian. Boeharuddin juga menjelaskan bahwa Bharada E menjadi penembak pertama dan dilanjutkan oleh pelaku lainnya. “ Nembak pertama Bharada E, selanjutnya ada pelaku lain,” sambungnya.

Pengacara Bharada E masih enggan memberikan nama lain selain Bharada E yang melakukan penembakan. Dalam keterangan Bharada E terhadap pengacaranya bahwa tidak ada penganiayaan sebelum penembakan terhadap Brigadir J.

Saat di konfirmasi apakah nyawa Brigadir J langsung di habisi dengan tembakan, Boeharnuddin hanya menjawab dengan emoji tertawa. Boerhanuddin hanya menegaskan bahwa Bharada E melakukan penembakan karena ada perintah dan tekanan.