Home Sumbagteng Ratusan Pendekar PSHT Curi Perhatian Ketua DPRD Cantik

Ratusan Pendekar PSHT Curi Perhatian Ketua DPRD Cantik

Batanghari, Gatra.com – Ratusan pendekar Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Batanghari Pusat Madiun, berhasil mencuri perhatian dan mendapat apresiasi Anita Yasmin, Ketua DPRD cantik daerah ini.

Politisi PAN kelahiran 26 Juli 1995 itu berharap di usia 100 tahun, PSHT semakin memperkuat nilai-nilai budaya sejak perguruan silat ini terbentuk di "Kota Gadis" pada 1922 silam.

"Semoga dapat terus dikembangkan dan diperkenalkan. Teruslah berupaya untuk melahirkan pencak silat yang berprestasi, mulai dari tingkat kabupaten sampai nasional," kata Anita sewaktu menghadiri Wisuda 117 warga baru PSHT, Selasa malam (9/8).

Anita Yasmin tak hadir sendirian. Ia mengikuti rangkaian acara bersama-sama Asisten I Setda Muhammad Rifa'i, Kapolres AKBP M Hasan, Kajari Sugih Carvallo, Ketua Umum KONI Batanghari H. Arzanil, dan Ketua IPSI Batanghari Adison, serta Kakan Kesbangpol Ansori.

Ketua Perwakilan Pusat PSHT Provinsi Jambi, Kang Mas Sutikno, serta para Dewan Pengesah PSHT Pusat Madiun menyambut undangan dengan penampilannya Group Kompangan Miftahul Jannah, Desa Bajubang Laut. 

Masing-masing tamu diberikan syal berlambang PSHT oleh Ketua Cabang PSHT Batanghari, Sauri Yahya, dan Ketua Panitia Erik Hadinata. Prosesi ini disaksikan langsung ratusan pendekar PSHT dari sejumlah daerah.
 
Erik Hadinata berujar, calon warga PSHT yang disahkan tahun ini berjumlah 117 orang, meliputi 90 laki-laki dan 27 perempuan. Mereka telah menjalani latihan sejak tahun 2021.

"Keberhasilan ini berkat jasa para pelatih tetap dan para warga yang tak kenal lelah dan tanpa pamrih untuk melatih," ucap Erik menyampaikan laporannya dari atas podium.

Pengesahan calon warga merupakan agenda tahunan sakral bagi PSHT. Calon warga yang akan menjadi saudara mereka dapat disahkan ketika telah melalui berbagai tahapan latihan. 

"Tidak hanya latihan fisik, dalam ajaran PSHT kami juga dididik untuk menjadi manusia yang berbudi luhur, tahu benar dan salah serta memayu hayuning bawono," katanya.

Sauri Yahya mengatakan, wisuda calon warga menjadi warga merupakan suatu kebanggaan pengurus maupun warga PSHT, khususnya Cabang Batanghari.

"Mudahan-mudahan ini merupakan salah satu bukti terjalinnya silaturrahmi yang baik dan menjadi motivasi bagi seluruh warga untuk terus berperan aktif untuk mengembangkan organisasi ini," ujarnya.

Sauri ingin seluruh calon warga baru PSHT menjaga dan memperkuat rasa persaudaraan, terlebih dalam ajaran PSHT mereka dididik tanpa memandang pangkat, derajat, serta tidak dibatasi oleh suku, ras, agama maupun golongan. 

"Jangan sekali-kali menodai marwah PSHT. Mari sama-sama kita tebar kebajikan agar PSHT dapat terus berkembang di tengah masyarakat. Sesuai dengan semboyan kita, Selama Matahari Masih bersinar, dan bumi masih dihuni oleh manusia, maka selama itu pula PSHT akan tetap jaya abadi selama-lamanya," katanya.
 
Muhammad Rifa'i mewakili Pemerintah Kabupaten Batanghari mengapresiasi perkembangan PSHT Pusat Madiun dalam wilayah Bumi Serentak Bak Regam. Ia ingin lahirnya warga baru PSHT ini dapat semakin mempererat rasa persaudaraan dan menjadi generasi pencak silat yang berkualitas.

"Dan mampu membawa pengaruh positif di tengah masyarakat dan organisasi. Pengesahan warga baru ini tepat di bulan bersejarah dalam Kemerdekaan Republik Indonesia. Semoga warga baru ini memiliki samangat juang yang tinggi, dan tetap mematuhi aturan-aturan dan AD/ART organisasi," katanya.