Home Sumbagteng Baru Sehari BBM Naik, Harga Sembako Langsung Meroket, Bikin Pusing Emak-emak

Baru Sehari BBM Naik, Harga Sembako Langsung Meroket, Bikin Pusing Emak-emak

Merangin, Gatra.com - Baru sehari  saja  harga bahan bakar minyak (BBM) naik, membuat harga sembako di pasaran langsung meroket. Seperti harga cabai merah besar sekilonya saja sudah mencapai Rp100 ribu padahal sebelum naiknya BBM cabai merah masih Rp70 ribu per kilogramnya.

Belum lagi harga telur ayam yang bisanya hanya Rp40 ribu per karpetnya, kini melonjak menjadi Rp55  per karpetnya. Kemudian, bawang merah biasanya Rp25 ribu per kilogram naik menjadi Rp32 ribu per kilogram,
 
Sedangkan bawang putih dari  Rp20 ribu per kilonya menjadi Rp24 ribu per kilogram. Begitu juga dengan minyak sayur yang belum pernah turun harga.
 
Seperti yang di keluhkan ibu rumah tangga  Atik, warga Desa Lantak Seribu, Kecamatan Renah Pamenang ini sangat mengeluhkan dengan naiknya harga sembako yang hanya berselang satu hari pasca kenaikan harga BBM.
 
"Baru satu hari naik harga BBM, hari ini harga sembako di pasaran langsung naik juga, Bagaimana nanti kalau sudah sepekan pasti harga sembako banyak yang naik lebih tinggi lagi," ungkap Atik kepada Gatra.com, Minggu (4/9).
 
Menurutnya selama ini harga sembako sudah lama naik, dan membuat ekonomi keluarganya makin tidak stabil.
 
"Kita di pusingkan dengan harga sembako yang sudah lama naik, lah ini naiknya BBM yang tiba-tiba di naikan tentu membuat ekonomi keluarga makin kerepotan, belum lagi kita mikir biaya hidup sehari hari dan kebutuhan anak sekolah," ujarnya mengeluh.
 
Kebijakan pemerintah menaikan harga BBM tidak seimbang dengan bantuan langsung tunai (BLT). Apalagi dengan BLT juga tidak mampu menopang kehidupan keluarganya.
 
"Rasanya tidak adil pemerintah menaikan BBM, yang menjerit ya masyarakat seperti saya ini, BLT tidak pernah dapat dan yang dapat juga uangnya tidak cukup untuk kehidupan sehari ini. Tolonglah pemerintah juga pikiran orang kecil seperti kami ini'," ucapnya.
 
Hal senada di keluhkan Maryati ibu rumah tangga warga Pamenang Selatan, yang ikut mengeluhkan kondisi naiknya harga sembako. Biasanya dengan uang Rp100 ribu sudah bisa belanja untuk tiga hari, Tapi dengan naik harga sembako membuat dirinya harus memutar otak.
 
"Uang Rp100 ribu, sudah enggak bisa untuk belanja buat dua hari saja. Padahal biasanya uang segitu bisa tiga sampai empat harilah, sekarang apa-apa naik. Rasanya seperti tidak ada harganya uang saat ini apa-apa sangat mahal," ungkapnya singkat.