Home Nasional Ratusan Mahasiswa dan Emak-emak Geruduk DPR, Tolak Kenaikan Harga BBM

Ratusan Mahasiswa dan Emak-emak Geruduk DPR, Tolak Kenaikan Harga BBM

Jakarta, Gatra.com - Lagu "Padamu Negeri" mengiringi berakhirnya unjuk rasa yang telah dilakukan oleh Partai Buruh dan serikat buruh pada pukul 14.26 WIB di DPR, Selasa (6/9).

Namun, pantauan Gatra.com pada pukul 14.45 WIB Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) bergantian datang dengan menggunakan mobil komando ke depan gerbang Gedung DPR RI, Jakarta Pusat.

Tidak lama kemudian datang kumpulan mahasiswa dari Universitas Sahid, BSI, dan emak-emak yang turut menyuarakan haknya terhadap penolakan kenaikan harga BBM.

Menurut Ketua Umum Pengurus Besar HMI, Affandi Ismail Hasan, kedatangan mereka hanya ingin menolak kenaikan harga BBM.

"Bahwa dengan kenaikan BBM ini akan membuat rakyat sengsara dan semakin tertindas. Kita fokus pada isu itu dulu meskipun kita tetap menuntut pemerintah untuk transparasi soal APBN," ucapnya.

Langkah selanjutnya apabila harga BBM tidak kunjung menurun. Maka, HMI akan menggerakkan aksi unjuk rasa bersama di Gedung DPR RI.

"Kalau harga BBM ini tidak diturunkan. Kita pastikan akan ada gelombang aksi yang membesar bukan hanya HMI. HMI akan berkonsolidasi dengan elemen-elemen yang lain seperti buruh, mahasiswa, BEM, dan sebagainya supaya kita satu suara. Dan kita akan menduduki gedung DPR. Itu komitmen kita," tambahnya.

Berbeda dengan Partai Buruh yang menuntut tiga poin utama selain dari kenaikan BBM juga menuntut untuk menolak Omnibuslaw Undang Undang Cipta Kerja, dan menolak kenaikan Upah Minimum tahun 2023 sebesar 10 sampai 13%.

Massa HMI bersama dengan mahasiswa dan ibu rumah tangga ini berjumlah sekitar kurang lebih 150 demonstran.

Pada unjuk rasa kali ini mereka mengucapkan Sumpah Mahasiswa Indonesia secara serentak sambil melakukan aksi pembakaran sampah di depan gerbang Gedung DPR RI.

Kemudian aksi tersebut ditutup dengan penutupan doa dan pembubaran massa sekitar pukul 16.30 WIB. Sejauh ini aksi yang dilakukan berjalan dengan tertib dan teratur.

Rencananya, HMI akan tetap menggelar demonstrasi unjuk rasa di depan Patung Kuda.

87