Home Gaya Hidup FFI Toronto Tayangkan “The Swimmers”: Kisah Nyata Pengungsi Kabur ke Eropa

FFI Toronto Tayangkan “The Swimmers”: Kisah Nyata Pengungsi Kabur ke Eropa

Toronto, Gatra.com – Para bintang dan inspirasi nyata untuk film “The Swimmer” melenggang di sepanjang karpet merah pada hari Kamis pada pembukaan Festival Film Internasional Toronto (TIFF) ke-47, versi langsung pertamanya dari perayaan film Toronto sejak pandemi.

Dilansir Reuters, Jumat (9/9), “The Swimmers” adalah film Netflix yang tayang perdana di bioskop pada 23 November mendatang. Film ini mengisahkan dramatisasi kisah nyata dua saudara perempuan yang kabur dari rumah dan mengalami perjalanan yang mengerikan, sebelum membangun kembali kehidupan mereka. Ada yang berhasil menembus Olimpiade.

Saudara-saudara perempuan Yusra dan Sara Mandini, diperankan kakak beradik perempuan di kehidupan nyata Nathalie Issa dan Manal Issa. Mereka kabur dari Damaskus, ibu kota Suriah yang tengah terjadi perang, untuk menemukan kehidupan baru di Eropa.

Mereka melewati Libanon dan Turki dan menerjang penyeberangan mematikan bagi para migran di Laut Mediaterania, membantu membawa sampan mereka yang penuh sesak ke pantai. Mereka akhirnya berhasil sampai ke Yunani dan melanjutkan ke Jerman.

Yusra Mardini dipilih untuk pertama kalinya Tim Olimpiade Pengungsi di Rio de Janeiro pada 2016, dan kembali berkompetisi pada 2020. Sementara itu, saudara perempuannya, Sara aktif membantu para pengungsi.

Baca Juga: Rusia Akan Investigasi Netflix Terkait Keluhan Konten Propaganda LGBT

Menurut Organisasi Internasional untuk Migrasi, tercatat ada 24.598 orang telah hilang di Laut Mediterania sejak 2014.

“Kenyataan ini berlangsung ketika kru film melihat perahu dengan migran di kehidupan nyata, saat mereka syuting adegan perahu,” kata sutradara Sally El Hosaini kepada Reuters.

“Kami melihat perahu menyeberang saat kami syuting. Dan itu hanya mengingatkan Anda betapa pentingnya cerita ini,” katanya.

Ia mengatakan akan menggunakan lensa buatan tangan --dengan ketidaksempurnaan-- untuk menggambarkan adegan dengan cara yang jauh dari gambar berita, agar orang tidak mengabaikannya.

Baca Juga: Beda Perlakuan Pengungsi Suriah dan Ukraina ke Eropa

Manal Issa, yang berperan sebagai Sara Mardini dalam film tersebut, mengatakan bahwa wacana diantara pengungsi dan pencari suaka perlu diubah baik dalam fiksi maupun liputan berita. 

Ia menyorot apa yang katakan --dalam pendekatan yang berbeda-- terhadap pengungsi yang kabur dari perang Ukraina, dari mereka yang berasal dari luar Eropa.

“Kamu tahu apa yang terjadi tahun ini di Ukraina: ‘Ini bukan Afghanistan. Itu bukan Suriah’... Ini apa yang orang percaya,” ujarnya.

“Itu “gila” --untuk melihat kehidupannya diterjemahkan ke dalam layar lebar,” kata Yusra Mardini, saat berdiri disamping kakaknya di karpet merah, dengan gaun berpayet perak berkilauan di depan serangkaian mikrofon.

“Jelas film ini akan membuat perbincangan, berbicara tentang pengungsi, berbicara tentang krisis,” katanya.