Home Olahraga Mauro Icardi dan Juan Mata Berlabuh ke Galatasaray, Turki Jadi Destinasi Baru usai Tersisih

Mauro Icardi dan Juan Mata Berlabuh ke Galatasaray, Turki Jadi Destinasi Baru usai Tersisih

Istanbul, Gatra.com - Galatasary menjadi magnet baru para pemain yang mulai tersisih di kompetisi 5 negera elite di Eropa. Mereka ramai-ramai menuju Turki.

Terbaru adalah mantan gelandang Manchester United Juan Mata. Setelah kontraknya bersama MU tak diperpanjang, pemain asal Spanyol tersebut membela klub yang berdiri sejak 1905 tersebut.

Baca Juga: Kesempatan Barcelona Kudeta Real Madrid

"Saya merasa sangat baik. Saya senang dan sangat termotivasi. Saya bersyukur berada di sini. Setiap orang sangat ramah. Saya tidak sabar untuk menang dengan Galatasaray," ujar Juan Mata seperti dilansir dari situs resmi klub.

Menurut Mata, semua orang memberi tahu dirinya, betapa indahnya suasana tempat ini. Dia pun menunggu saat ketika akan mengalami ini.

"Saya tidak sabar untuk bertarung di depan penggemar kami. Galatasaray adalah tim dengan kesuksesan terbesar di Turki. Ini juga merupakan klub yang memiliki tempat dalam sejarah sepak bola. Terima kasih semuanya atas sambutan hangatnya," sebutnya.

Hampir berbarengan dengan Juan Mata, Mauro Icardi juga berlabuh di klub ini usai tersingkir dari Paris Saint-Germain (PSG). Icardi datang dengan status pemain pinjaman dengan opsi bisa dipermanenkan.

Baca Juga: Cristiano Ronaldo Adaptasi dengan “Mars Malam Jumat”

Icardi ingin sekali membantu Galatasaray kembali ke puncak klasemen Super Lig. Mereka mengakhiri musim lalu di posisi ke-13, di mana Trabzonspor dan Fenerbahce memimpin di puncak.

"Saya datang ke sini ketika saya bermain untuk PSG dan saya mencetak gol di stadion ini. Saya akan mempertahankan jersey Galatasaray sekarang. Saya harap saya dapat melanjutkan tujuan saya di sini dan berbagi selebrasi gol saya untuk Galatasaray," kata Icardi.

Dia berharap bisa membawa tim ini kembali ke level tertinggi. Galatasaray adalah tim yang selalu mengincar puncak. "Kami ingin menjadi bagian dari itu. Para pemain, semua orang yang bekerja, ingin merayakan ini dengan memperkenalkan semua penggemar kembali ke malam Liga Champions," katanya.

Baca Juga: Rafael Nadal Terjungkal, Gagal Menjauh dari Djokovic

Sebelumnya, mereka sudah mendatangkan mantan pemain Arsenal Lucas Torreira. Adapula, mantan pemain Napoli dari Belgia Dries Mertens. Mereka juga mendatangkan Yusuf Demir, pemain muda dari Austria yang sempat membela Barcelona.

Di awal 2000 an, Galatasaray kerap memberikan kejutan di kompetisi Eropa. Mereka mampu menjadi juara Liga Europa musim 1999/2000 sekaligus meraih Piala Super Eropa. Pada musim 2000/21, Galatasaray juga mampu menembus babak perempat final Liga Champions.

Galatasaray sendiri sudah menjadi juara Liga Super Turki sebanyak 22 kali. Namun sejak musim 2020, prestasi mereka di kompetisi domestik mengalami penurunan. Besiktas, Trabzonsor, Istanbul Basaksehir, dan Fenerbahce gantian menjadi yang terbaik.