Home Hiburan Festival Film Wartawan Indonesia Siap Nilai 123 Judul Film, ‘Sri Asih’ Gagal Masuk Penjurian

Festival Film Wartawan Indonesia Siap Nilai 123 Judul Film, ‘Sri Asih’ Gagal Masuk Penjurian

Jakarta, Gatra.com – Helatan Festival Film Wartawan Indonesia (FFWI) XII tahun ini akan diikuti oleh 123 judul film. Panitia FFWI mengelompokkan 123 judul film tersebut menjadi empat genre: Drama, Komedi, Horor, dan Laga.

Ketua Bidang Penjurian FFWI 2022, Yan Widjaya menerangkan, sebenarnya dalam rentang waktu 1 Sepember 2021 hingga 30 September 2022 terdapat 124 judul film Indonesia yang beredar di publik. Terdiri dari 98 film tayang di bioskop dan 26 film di OTT.

“Sementara itu, satu film berjudul ‘Pesantren’ yang diproduksi Negeri Film, dan disutradarai Salahudin Siregar, ternyata batal tayang karena kendala teknis. Film itu sebetulnya sudah dijadwal tayang di bioskop pada 4 Agustus lalu,” terang Yan Widjaya.

Baca Juga: FFWI XII Hadir pada HFN: Film Indonesia, Usmar Ismail, dan Wartawan Tak Dapat Dipisahkan

Film superhero yang sedang ramai dibicarakan, “Sri Asih” tidak bisa dinilai dalam FFWI tahun ini. Pasalnya, film besutan sutradara Upi tersebut baru akan tayang di bioskop pada 6 Oktober 2022. Sementara batas tayang film bioskop yang disyaratkan FFWI sampai dengan 30 September 2022. Dengan begitu ‘Sri Asih’ bakal masuk penjurian FFWI tahun mendatang.

“Banyak hal menggembirakan dari perkembangan produksi film Indonesia. Contohnya, meski masa pandemi yang belum sepenuhnya surut, jumlah film laga yang diproduksi pada 2022 meningkat sampai dua kali lipat dibanding tahun lalu,” apresiasi Yan Widjaya.

Film laga tersebut antara lain adalah “Mencuri Raden Saleh”, “Gatot Kaca”, dan “Ben & Jody ”.

Film “Mencuri Raden Saleh” besutan sutradara Angga Sasongko. (Dok. Visinema Pictures/fly)

Selain itu, tahun ini beberapa film daerah juga masuk penilaian, walaupun film-film tersebut ada yang tidak tayang di Jakarta. Misalnya film “Before, Now & Then (Nana)” yang berbahasa Sunda dan tayang di OTT sejak awal Agustus. Demikian juga film produksi dari daerah Sulawesi Selatan. Sedangkan film “Lara Ati” yang full berbahasa Jawa tayang di bioskop Jakarta mulai 15 September 2022.

Penjurian dilakukan dalam dua tahap, yakni oleh Panitia dan Dewan Juri. Panita akan menyeleksi film yang telah ditayangkan dalam rentang waktu 1 Sepember 2021 hingga 30 September 2022 di bioskop dan layanan OTT (Over the Top).

Pada tahap pertama, penilaian akan dilakukan oleh Dewan Juri Awal, yang terdiri dari 31 wartawan dari sejumlah kota di Indonesia. Dewan Juri Awal diketuai Irwan Kintoko dan sekretaris Ratih Nugraini.

Hasil unggulan akan diumumkan pada medio Oktober 2022, yakni antara tanggal 15 sampai dengan 20 Oktober 2022. Sejumlah judul tersebut lantas akan dinilai kembali untuk menentukan pemenang oleh Dewan Juri Akhir yang terdiri dari 9 wartawan.

Dewan Juri Akhir diketuai Hilmi Faiq dan sekretaris dr. Daniel Irawan, akan menentukan 9 kategori pemenang dari masing-masing genre. Kesembilan kategori tersebut yakni Aktor dan Aktris Utama, Aktor dan Aktris Pendukung, Penulis Skenario, Penyunting/Editor, DOP/Penata Kamera, Sutradara, dan Film Terbaik.

Kepada masing-masing pemenang akan diberikan Piala Gunungan. Pemenang FFWI akan diumumkan pada acara Puncak FFWI yang diselenggarakan pada 28 Oktober 2022 mendatang.