Home Regional Ikatan Alumni Lemhanas Soroti Isu Aids Hingga Ekonomi Daerah di Jawa Barat

Ikatan Alumni Lemhanas Soroti Isu Aids Hingga Ekonomi Daerah di Jawa Barat

Jakarta, Gatra.com - DPD Ikatan Keluarga Alumni (IKAL) Lemhanas RI Jawa Barat menghelat acara "Ngopbar Sersan". Acara tersebut dimanfaatkan pengurus DPD IKAL Jabar sebagai ajang silaturahmi yang mempertemukan para alumni angkatan tanpa pengecualian dari pendidikan dan ataupun program apa yang diterima para alumni dari Lemhannas RI.

Pengurus menyadari secara organisatoris bahwa pihak-pihak yang telah menerima program dan telah berikrar untuk menjadi agen perubahan dapat mengimplementasikan nilai-nilai empat konsensus kebangsaan yang terdiri dari Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia ( NKRI) harus menjadi pedoman untuk menjawab tantangan berbangsa pada masa kini dan masa datang.

Baca JugaDemo Tolak Kenaikan BBM, KASBI dan Mahasiswa Mulai Padati Kawasan Patung Kuda

Ketua DPD IKAL Jawa Barat, Mayjen TNI (Purn) Deni K. Irawan berpesan bahwa setiap pertemuan mesti menjadi sarana untuk para anggota berdiskusi dan ikut bertukar pikiran.

"Pertemuan tersebut, dapat dijadikan ruang ekspresi para alumni angkatan untuk mengambil bagian dari keluarga IKAL. Ketua DPD IKAL menaruh harapan pada rekan rekan angkatan, dapat berkontribusi dalam mengaktualisasikan IKAL sebagai wadah organisasi mitra intelektual dan prestisius di wilayah," ungkap Deni Dalam keterangannya, Selasa (13/9).

Lebih lanjut, Deni juga telah memberikan mandat kepada Usep Wahyu untuk bertindak sebagai fasilitator guna menampung apa yang menjadi pokok-pokok dalam pembahasan.

Pembahasan juga berkutat pada soal konsolidasi KBS PUP/Bin dan Laks Taplai lintas angkatan sebagai bentuk penguatan organisasi IKAL Jawa Barat. Kemudian kedudukan IKAL Jabar sebagai organisasi di wilayah, serta upaya mewujudkan kesekretariatan IKAL Jabar yang representatif.

"Pertemuan juga mengangkat isu terkait bidang Kemaritiman dan penyimpangan illegal fishing, serta isu ancaman nyata nirmiliter dalam penyebaran HIV/AIDS di Jawa Barat khususnya Kota Bandung," ungkap Usep.

Baca jugaUnjuk Rasa Kenaikan BBM Berlanjut, Kalangan Buruh Siap Buat Petisi

Dalam pertemuan tersebut para alumni angkatan juga, menaruh harapan besar terhadap IKAL sebagai organisasi besar agar dapat mampu mewujudkan diri sebagai organisasi garda terdepan dalam membangun, serta mengembangkan potensi sumberdaya manusia yang handal yang dapat menjawab tantangan global serta menjalin hubungan dengan berbagai elemen bangsa lainya.

Selain itu juga membicarakan terkait sumberdaya manusia IKAL yang dituntut harus memiliki kepekaan tinggi dalam menyikapi fenomena kebangsaan yang terjadi secara faktual dan nyata yang mempengaruhi terhadap ketahanan kehidupan berbangsa di wilayah dan menjaga keutuhan bangsa, aktif memberikan sumbangsih pemikirannya melalui konseptual terhadap bangsa. Sumberdaya manusia IKAL khususnya Jawa Barat harus mampu menumbuh kembangkan rasa kepedulian sosial yang tinggi di wilayah Jawa Barat.