Home Hukum Giliran Meki Klaim Bobol 26 Juta Data Polri

Giliran Meki Klaim Bobol 26 Juta Data Polri

Jakarta, Gatra.com -  Beredar kabar 26 juta data Polri bocor di sebuah forum hacker. Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri akan mendalami dugaan tersebut.

"Nanti siber yang dalami," kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri Kombes Nurul Azizah saat dikonfirmasi, Jumat, (23/9).

Nurul mengatakan hingga saat ini dugaan itu belum terkonfirmasi. Namun, dia memastikan Korps Bhayangkara akan tetap menindaklanjuti.

Baca juga: Pengamat Nilai Timsus Salah Metode Investigasi Membongkar Kasus Hacker Bjorka

Kabar bocornya 26 juta data anggota Polri itu beredar di situs breached.to. Dalam forum hacker tersebut, terpampang logo Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya. Di dalam laman tersebut akun anonim bernama Meki mengunggah sebuah utas dengan judul "26M DATABASE NATIONAL POLICE IDENTITY OF INDONESIA REPUBLIC".

Akun anonim Meki mengatakan data yang ia unggah berisi dokumen penting keanggotaan polisi di seluruh Indonesia. Dia mengaku menjual data tersebut dengan harga USD2000 atau berkisar Rp30 juta.

"Polri telah menghabiskan banyak uang hanya untuk membangun server atau website sederhana (karena mereka tidak peduli dengan kerentanan pada website yang mereka kelola) dan kali ini saya berniat untuk menjual data valid dan dokumen penting dengan harga yang terjangkau. Karena polisi di Indonesia tidak lagi di jalur yang benar, tapi sering mempersulit dan menjatuhkan orang miskin," tulis Meki di laman forum breaced.to.