Home Olahraga Kemenangan atas Uni Emirat Arab Jadi Momentum Suporter Untuk Bersatu

Kemenangan atas Uni Emirat Arab Jadi Momentum Suporter Untuk Bersatu

Jakarta, Gatra.com-Indonesia meraih poin penuh di laga lanjutan Kualifikasi AFC U17 Grup B pada Rabu (5/10). Bermain di Stadion Pakansari, Bogor, Tim Nasional (Timnas) Indonesia berhasil mengalahkan Uni Emirat Arab dengan skor 3-2. Pelatih kepala Timnas Indonesia, Bima Sakti, kemenangan ini dipersembahkan bagi korban Tragedi Kanjuruhan.Sekaligus jadi momentum agar para supoter bersatu. 

"Alhamdulillah, dan seperti pertandingan pertama, kemenangan ini dipersembahkan untuk saudara yang tekena musibah di Kanjuruhan. Ini momentum supporter untuk bersatu," ujarnya dalam konferensi pers usai laga, Rabu (5/10) malam.

Baca jugaLumat Uni Emirat Arab 3-2, Indonesia Puncaki Grup B ...

Tim Indonesia berhasil unggul terlebih dahulu dengan 2 gol saat babak pertama. Namun, Tim Uni Emirat Arab berhasil menyamakan kedudukan dalam waktu singkat. Bima mengatakan bahwa kedua gol tim lawan terjadi karena konsentrasi yang mulai menurun.

"Unggul 2 kosong, konsentrasi sedikit kurang baik di menit 30-40 sehingga kecolongan 2 gol. Tapi saya yakin pemain bisa bangkit di babak kedua. Agar lebih fokus dan konsentrasi, dan akhirnya menang," lanjutnya.

Baca juga Tunjukan Performa Apik, PSSI Akan Perpanjang Kontrak Shin ...

Di babak kedua, penyerang Indonesia, Nabil Asyura ditarik keluar. Ia mengalami memar di lutut akibat benturan dengan pemain lawan. Muhammad Kafiatur yang bermain sampai menit 83 juga mengalami gangguan di betis. Bima menerangkan bahwa treatment akan dilakukan demi menjaga kondisi pemain.

"Besok dikasih treatment. Tapi tanpa mereka, kami punya pemain lain yang lebih siap bila diperlukan. Saya bersyukur punya pemain yang merata," ucapnya.

Saat ini, pemain akan fokus melakukan recovery. Karena jeda pertandingan hanya 1 hari, Bima memutuskan pemain untuk berlatih di hotel dibandingkan di lapangan. Menurut perhitungannya, upaya ini disebut lebih efisien bagi pemain.

Baca juga : Menkopolhukam Bentuk Tim Gabungan Independen Pencari

Menghadapi Palestina pada Jumat (7/10), Bima menerangkan bahwa evaluasi akan terus dilakukan. Dari pertandingan ini, ia menyebutkan bahwa tim perlu mengurangi kesalahan terutama saat bertahan, serta melakukan koordinasi pertahanan dengan lebih rapat. Bima juga mengingatkan bahwa hasil yang didapat tidak boleh membuat pemain cepat berpuas diri.

Bima menerangkan persiapan untuk menghadapi Palestina. Menurutnya, tim lawan merupakan salah satu tim yang kuat.

"Kemarin sempat ambil video. Tim Palestina punya materi pemain merata, mereka juga bisa mepersulit Uni Emirat Arab, bahkan hampir menang. Kita tetap harus konsentrasi memenangkan tiap pertandingan," jelasnya.

41