Home Teknologi Indikator: Mayoritas Warga Nilai Akses Aplikasi Digital di Indonesia Sudah Merata

Indikator: Mayoritas Warga Nilai Akses Aplikasi Digital di Indonesia Sudah Merata

Jakarta, Gatra.com – Hasil survei Indikator Politik Indonesia mencatat, lebih dari separuh masyarakat Indonesia, yakni 58%, menilai aplikasi digital saat ini sudah dapat diakses secara merata di seluruh Indonesia. Sebaliknya, 34,3%-nya justru menilai bahwa aplikasi digital yang ada saat ini masih belum dapat diakses secara merata oleh seluruh masyarakat.

“Beberapa alasan utama respon warga sebagai penyebab belum meratanya akses digital di tanah air, antara lain terkait jaringan internet yang belum merata , tingkat kepemilikan smartphone atau ponsel cerdas, belum memadainya tingkat pengetahuan untuk menggunakan aplikasi digital, harga kuota yang masih mahal, dan lain-lain,” jelas Peneliti Indikator Bawono Kumoro, dalam rilis penelitiannya, Selasa (11/10).

Secara rinci, Indikator mencatat, sebanyak 47% orang berpendapat, tidak meratanya akses aplikasi digital di kalangan masyarakat itu disebabkan oleh persoalan infrastruktur. Di mana, jaringan internet dinilai masih belum dapat menjangkau masyarakat Indonesia secara keseluruhan.

Baca juga: Kemenperin Bertekad Tekan Impor Ponsel

Angka tersebut disusul dengan 40,8% orang yang menilai ketidakmerataan itu terjadi akibat faktor kepemilikan ponsel cerdas (smartphone), yang belum tentu dimiliki semua orang. Terlebih, sebanyak 31,2% orang berpendapat bahwa ketidakmerataan itu didukung oleh ketidakmampuan sebagian masyarakat dalam menggunakan aplikasi digital.

“Namun, mayoritas warga, (yakni sebanyak) 50,1%, juga mengapresiasi kinerja Pemerintah saat ini dalam mendorong dan mengakselerasi pemerataan akses teknologi, terutama dalam penggunaan aplikasi digital di seluruh Indonesia,” papar Bawono.

Untuk diketahui, angka 50,1% itu merupakan gabungan dari total sebanyak 39,4% yang menganggap baik kinerja Pemerintah dalam upaya pemerataan akses teknologi digital di Indonesia, serta 10,7% orang yang bahkan menilai kinerja Pemerintah sangat baik dalam hal tersebut.

Baca jugaMerek Ponsel Dengan Pertumbuhan Fantastis

Sebaliknya, penelitian itu hanya mencatat total sebanyak 6,9% masyarakat Indonesia yang menilai buruk kinerja Pemerintah dalam mendorong pemerataan akses teknologi digital di penjuru negeri. Sementara itu, hanya 1% yang menganggap kinerja Pemerintah sangat buruk dalam hal tersebut.

Di samping itu, Indikator juga mencatat ada sejumlah poin yang perlu pemerintah lakukan, guna mendorong pemerataan akses teknologi digital. Mayoritas masyarakat, yakni sebanyak 41% percaya bahwa pemerintah perlu mendorong penyediaan jaringan internet yang baik di seluruh wilayah Tanah Air.

Tak hanya itu, 29,6% masyarakat menilai bahwa pemerintah perlu memastikan agar harga kuota internet menjadi lebih terjangkau. Selain itu, 22,5% menganggap pemerintah harus memastikan harga ponsel cerdas menjadi lebih terjangkau.

65