Home Nasional IDI Cianjur Kerahkan Ratusan Dokter Tangani Korban Gempa Bumi

IDI Cianjur Kerahkan Ratusan Dokter Tangani Korban Gempa Bumi

Jakarta, Gatra.com – Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Cianjur, dr. Ronny Hadyanto, mengatakan, pihaknya mengerahkan 200 orang dokter untuk menangani korban gempa bumi Cianjur Magnitudo 5,6.

“Ada sekitar 200 tenaga medis dokter umum dan dokter spesialis anggota IDI Cianjur dan yang bertugas di wilayah Cianjur turun menangani korban gempa,” kata Ronny dalam keterangan pers, Senin malam (21/11).

Ia menyampaikan, pihaknya terus berkoordinasi dengan banyak pihak, termasuk Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Dinas Kesehatan (Dinkes) Cianjur, Pemerintah Kabupaten Cianjur, dan lainnya untuk menyiapkan Rumah Sakit Darurat di Pendopo Kabupten Cianjur, Jl. Siti Zaenab.

Sesuai data terakhir dilansir BNPB, korban meninggal 62 orang, terdiri dari dewasa, lansia, dan anak-anak. Di RSUD Sayang Cianjur sebanyak 54 korban jiwa dan di RSUD Cimacan 4 korban jiwa. Korban meninggal akibat cedera di kaki dan kepala.

Sementara itu, per pukul 17.30 WIB, lanjut Ronny, korban yang luka secara total mencapai lebih dari 700 orang. RSUD Sayang Cianjur hingga pukul tersebut menampung sekitar lebih dari 200 korban luka.

Ketua IDI Wilayah Jawa Barat (Jabar), dr. Eka Mulyana, SpOT, menyampaikan bahwa IDI Wilayah Jabar sedang mengerahkan tim siaga bencana dari IDI Jabar yang sedang dalam perjalanan ke Cianjur seraya membawa perlengkapan tenda peleton dan sejumlah obat-obatan.

Eka menyampaikan, pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah IDI cabang di Jabar dan sekitar Cianjur untuk membantu dari sisi tenaga medis.

Ketua Pengurus Besar IDI, dr. M. Adib Khumaidi, SpOT., mengatakan bahwa Pusat Krisis Kesehatan dan Pengabdian Masyarakat yang dipimpin dr. Corona Rintawan juga akan mengerahkan bantuan dan tenaga medis ke lokasi bencana di Cianjur.

Menurutnya, PB IDI telah mendapatkan informarsi awal dari rapid health assessment dari Tim IDI Cianjur mengenai kebutuhan untuk SDM dokter bedah dan bedah orthopaedi dengan perlengkapan alat-alat kesehatan dan dukungan sarana prasarana.

Selain itu, analisa bangunan juga sedang dilakukan untuk antisipasi kebutuhan RS lapangan serta persiapan rujukan medis ke Bandung dan RS Hasan Sadikin.

“PB IDI dan seluruh IDI Wilayah dan Cabang menyampaikan duka cita mendalam untuk keluarga korban terdampak gempa bumi,” katanya.

43