Home Hukum Saksi Ungkap Sosok yang Masuki Ruang Kerja FS Lima Hari Setelah Tembak Yosua

Saksi Ungkap Sosok yang Masuki Ruang Kerja FS Lima Hari Setelah Tembak Yosua

Jakarta, Gatra.com - Saksi Staf Pribadi (Spri) Kadiv Propam Polri, Novianto Rifai, mengungkapkan ada sejumlah sosok yang memasuki ruang kerja Ferdy Sambo, pada Selasa, 13 Juli silam atau sekitar lima hari pasca-penemabakan yang menewaskan Brigadir J.

Beberapa di antaranya, kata Novianto, adalah terdakwa kasus perintangan penyidikan (obstruction of justice) pembunuhan Brigadir J. Novianto menjelaskan bahwa pada hari itu, mantan Kadiv Propam Ferdy Sambo masuk ke kantornya pada sekitar pukul 09.00 WIB. 

Lalu, menurut Novianto, Chuck Putranto yang merupakan Sekretasi Pribadi Sambo, datang ke kantor seperti biasanya. Namun, ia menyebut Chuck datang lebih pagi dibanding Ferdy Sambo, yakni sekitar pukul 08.00 WIB.

"Kalau tidak salah, seingat saya itu, ada Pak Baiquni datang," kata Novianto, dalam sidang pemeriksaan saksi terhadap Hendra Kurniawan, di PN Jakarta Selatan, Kamis (8/12).

Baiquni yang Novianto maksudkan adalah terdakwa perintangan penyidikan, Baiquni Wibowo. Menurutnya, Baiquni datang sendiri ke ruangan tersebut sekitar pukul 14.00 WIB dan langsung menuju pantry yang sejajar dengan meja Novianto.

Baiquni baru keluar dari ruangan Sambo sekitar pukul 17.30 WIB. Meski begitu, Novianto mengaku tak tahu dengan apa yang Baiquni lakukan selama berada di ruangan tersebut. Ia juga tak dapat memastikan apakah Baiquni tidak bertemu dengan Sambo lagi pada hari itu.

Selain Baiquni, Novianto mengatakan bahwa ada dua orang lagi yang datang ke ruangan tersebut. Kedua orang itu juga merupakan terdakwa perintangan penyidikan.

"Sekitar jam delapan malam, Pak Hendra [dan] Arif [datang]," ujar Novianto. Novianto mengaku melihat langsung saat keduanya memasuki ruangan Ferdy Sambo. 

"Tidak lama (mereka berada di dalam). Kurang lebih sepuluh sampai dua puluh menit saja, setelah itu keluar. Pak Hendra langsung keluar, Pak Arif Rachman ke pantry dulu," ujarnya.

Menurut Novianto, ia sudah tak lagi mengetahui ke mana perginya Hendra Kurniawan setelah ia keluar ruangan. Namun, Arif Rachman baru pergi meninggalkan ruangan itu selang sekitar 10-15 menit setelah ia berada di pantry.

Setelah Hendra dan Arif meninggalkan ruangan pada malam itu, Novianto mengaku dirinya tak lagi melihat ada anggota Polri yang masuk. Usai Hendra dan Arif meninggalkan ruangan, Novianto masih memeriksa sejumlah berkas, sebelum akhirnya melihat Sambo pulang sekitar pukul 23.00 WIB malam.

62