Home Teknologi Intip Mobil yang Lahir dari Kongsi Sony dan Honda

Intip Mobil yang Lahir dari Kongsi Sony dan Honda

Las Vegas, Gatra.com -  Tidak semua mobil menggunakan kamera. Tapi sudah umum mobil memiliki satu kamera mundur. Beberapa mobil mahal bisa lebih dari satu kamera. Dipasang masing-masing satu didepan, dibelakang, di kanan dan di kiri.

Tidak lama lagi jumlah kamera yang dibawa mobil akan bertambah berlipat kali. Dalam ajang CES 2023 di Las Vegas, Nevada, Sony Honda Mobility meluncurkan prototipe sedan dengan 45 kamera. 14 diantaranya di eksterior mobil. Namanya Affela, brand baru sekaligus nama dari prototipe sedan itu. Jumlah kamera sebanyak ini melayani banyak fitur canggih yang dijanjikan perusahaan kongsi Honda dan Sony ini.

Untuk mengolah data yang diinput puluhan kamera dan sensor ini, ECU Afeela memiliki kekuatan komputasi maksimum 800 TOPS (Tera Operation Per Second). Ini adalah tingkat kekuatan komputasi yang sangat tinggi, dan menunjukkan bahwa ECU mampu menangani banyak data dan memprosesnya dengan sangat cepat.

Chairman dan CEO Sony Honda Mobility Yasuhide Mizuno hadir dalam konferensi pers yang diadakan pada Rabu, 4 Januari (waktu setempat) menjelaskan bahwa Sony Honda Mobility akan mengembangkan versi produksi berdasarkan prototipe Afeela ini. "Pre-order direncanakan akan dimulai pada paruh pertama tahun 2025, penjualan pada akhir tahun 2025, dan pengiriman mulai musim semi tahun 2026 di Amerika Utara," terangnya.

Untuk memajukan kecerdasan mobilitas, SoC dari Sasis Digital Snapdragon Qualcomm Technologies akan digunakan dalam fitur utama termasuk AD/ADAS, HMI/IVI, dan telematika. SHM sedang membangun kemitraan teknologi strategis dengan Qualcomm Technologies untuk mewujudkan pengalaman mobilitas generasi berikutnya.

“Inti dari pengalaman mobilitas ini adalah kata ‘feel/rasakan’,” kata Mizuno, menjelaskan bahwa fokusnya adalah pada penginderaan dan interaksi dengan orang.

Mobil tersebut akan memiliki sistem bantuan keselamatan dan pengemudi dari Honda bersama dengan fitur entrainment dan interaktif dari Sony, kata Mizuno. Saat mengembangkan mobil, penekanannya ada pada perangkat lunak dan teknologi antarmuka pengguna serta dinamika dan performa berkendara, katanya.

Ada fitur menarik yang diberi nama media bar. Ini akan memungkinkan kendaraan untuk menampilkan informasi dan berinteraksi dengan orang-orang di luar kendaraan, kata Mizuno seperti dilaporkan CNN.

Di dalam, perusahaan bekerja dengan teknologi grafis Unreal Engine dari Epic Games, perusahaan yang memproduksi Fortnite, untuk merancang antarmuka kendaraan. Teknologi Unreal Engine juga telah digunakan oleh merek mobil lain termasuk General Motors yang menggunakan teknologi tersebut pada Hummer EV. Mobil itu akan datang dengan banyak pilihan hiburan, katanya.

182