Home Hukum Ricky Rizal Sebut Bharada E Tembak Yosua Lebih dari Tiga Kali

Ricky Rizal Sebut Bharada E Tembak Yosua Lebih dari Tiga Kali

Jakarta, Gatra.com - Terdakwa kasus pembunuhan Brigadir J, Ricky Rizal menyampaikan bahwa Bharada E melesatkan peluru panas ke arah Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J lebih dari tiga kali, dalam peristiwa penembakan yang terjadi di rumah dinas Ferdy Sambo di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan, pada Jumat (8/7) silam.

Hal itu Ricky ungkapkan ketika ia menceritakan kronologi jelang peristiwa penembakan yang menewaskan Brigadir J, usai kepulangan mereka dari kediaman Ferdy Sambo di Magelang, Jawa Tengah.

Ricky mengatakan, saat itu, ia yang tengah berada di luar kediaman tiba-tiba dipanggil oleh Asisten Rumah Tangga (ART) Sambo Kuat Ma'ruf, untuk masuk ke dalam bersama Brigadir J. Ia pun masuk ke dalam rumah, di posisi paling belakang.

Saat itu, Ricky mengaku mendengar Sambo memerintahkan Brigadir J untuk berjongkok. Namun, Ricky menyebut Brigadir J justru bergerak mundur dan tidak berjongkok usai perintah itu dititahkan.

"Waktu itu, [Ferdy Sambo bilang], 'Jongkok! Jongkok!', gitu terus. Kan Yosua mundur, Yang Mulia. Mundur gitu, terus ditembak sama Richard," ujar Ricky Rizal, dalam sidang pemeriksaan terdakwa, Senin (9/1).

Ricky kemudian mengatakan bahwa ia melihat Bharada E menembak Brigadir J sebanyak lebih dari tiga kali, selama peristiwa tersebut.

"[Richard menembak] lebih dari tiga kali, Yang Mulia," tegas anggota polisi berpangkat Brigadir Polisi Kepala (Bripka) itu.

Ricky kemudian menjelaskan bahwa pada saat Bharada E melontarkan peluru panasnya itu, ia tengah berada di belakang Bharada E dan Ferdy Sambo. Ricky pun menjelaskan bahwa saat itu, Kuat Ma'ruf turut berdiri di sampingnya.

Namun demikian, Ricky mengaku tak melihat Sambo menembak Brigadir J. Hanya saja, ia tak membantah bahwa Sambo memang sempat menembaki sejumlah sisi pada dinding rumah dinasnya itu.

Adapun, dalam persidangan sebelumnya, Richard Eliezer alias Bharada E menyatakan bahwa saat penembakan, ia melesatkan peluru ke arah Brigadir J sebanyak tiga hingga empat kali. Bharada E juga mengklaim bahwa atasannya, Ferdy Sambo turut melakukan penembakan terhadap Brigadir J, pada saat tersebut.

106