Home Kebencanaan Gunung Marapi Alami Erupsi

Gunung Marapi Alami Erupsi

Jakarta, Gatra.com-Gunung Marapi kembali mengalami erupsi pada Kamis (12/1) pukul 12:17 WIB. Erupsi termonitor mulai terjadi sejak Sabtu (7/1), dan hingga kini terus terjadi dengan durasi yang berbeda. 

Berdasarkan data Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), pada erupsi kali ini, tinggi kolom letusan teramati ± 700 m di atas puncak (± 3591 m di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur laut dan tenggara. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 5.2 mm dan durasi 131 detik.

Baca jugaErupsi Gunung Semeru Sebabkan Gempa Jepang, Ini Penjelasan BNPB

Sementara, kondisi Gunung Marapi pada pagi tadi dilaporkan tertutup Kabut 0-II hingga tertutup Kabut 0-III. Asap kawah tidak teramati. Cuaca cerah hingga berawan, angin lemah hingga sedang ke arah barat.

Saat ini, potensi bahaya berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif, dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

Baca jugaBadan Geologi: Aktivitas Gunung Gede Aman Pascagempa Cianjur

Gunung Marapi merupakan gunung api dengan status Siaga atau Level III sejak November 2020 lalu. Meskipun terjadi peningkatan aktivitas dalam lima hari terakhir, belum ada perubahan status dari Gunung Marapi. Dengan adanya peristiwa ini, masyarakat di sekitar Gunungapi Marapi dan pengunjung/wisatawan tidak diperbolehkan mendaki Gunungapi Marapi pada radius 3 km dari kawah/puncak.

55