Home Regional Pembangunan Hotel Ganesha Hampir Rampung, Tahap Kedua Telan Dana Rp23 M

Pembangunan Hotel Ganesha Hampir Rampung, Tahap Kedua Telan Dana Rp23 M

Purworejo, Gatra.com - Pembangunan Hotel Ganesha di Jalan Kolonel Sugiono, Kepatihan, Purworejo, Jawa Tengah, memasuki pelaksanaan tahap 2. Tahun ini, dengan anggaran Rp23 miliar lebih digunakan untuk pemasangan mekanikal elektrikal, landscape, dan finishing termasuk beberapa interior.

Ganesha akan menjadi hotel bintang tiga pertama di Kabupaten Purworejo dengan 80 kamar tipe deluxe dan suit. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Porapar) Kabupaten Purworejo, Stephanus Aan Isa Nugraha, saat ditemui di kantornya, Rabu (21/6).

"Kelak Hotel Ganesha akan dilengkapi dengan ruang pertemuan yang saat ini sudah ada, yakni Ganeca Convention Hall, kolam renang, resto, fitness center, rooftop, parkir yang luas muat untuk 100 mobil serta fasilitas hotel lainnya," kata Aan.

Pada tahun 2024, beberapa kekurangan pembangunan akan diselesaikan, termasuk pengisian perabotan dan barang-barang di dalamnya.

"Saat ini kami sedang berkomunikasi dengan beberapa operator yang siap menjalankan manajemen atau mengelola Hotel Ganesha. Targetnya tahun ini sudah bisa MoU dengan calon pengelola," ujar Aan.

Dengan beroperasinya Hotel Ganesha yang ditargetkan pada semester 2 tahun depan, Aan berharap agar Purworejo memiliki tempat akomodasi yang berkelas. Karena banyak event yang harus didukung eh arf jkomodasi yang bagus.

"Pembangunan hotel ini juga untuk menangkap peluang Purworejo sebagai interland pusat pertumbuhan baru dengan adanya Bandara YIA, Badan Otorita Borobudur (BOB), dan ke depan Bendungan Bener. Jika lancar, tahun 2024 semester 2 sudah bisa soft launching," katanya.

Hotel Ganesha ini dirancang dengan ornamen luar berupa batik ciri khas Kabupaten Purworejo, yakni Kawung Manggis Wora Wari Bang. Motif batik ini diciptakan oleh Sri Bandu, pemilik Naraya Batik Purworejo dan digunakan sebagai batik seragam ASN Purworejo atau dikenal juga sebagai Batik Keprajan.

205