Home Nasional BNPB Imbau Seram Bagian Barat Waspadai Peringatan Dini Hujan Ringan–Lebat dari BMKG

BNPB Imbau Seram Bagian Barat Waspadai Peringatan Dini Hujan Ringan–Lebat dari BMKG

Jakarta, Gatra.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau pemerintah daerah dan warga Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku, untuk tetap waspada dan siap siaga terkait peringatan dini BMKG soal waspada potensi hujan sedang hingga lebat di wilayah tersebut. 

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, di Jakarta, Jumat (14/7), menyampaikan, sesuai prakiraan cuaca BMKG menunjukkan adanya peringatan dini waspada hujan sedang hingga lebat di wilayah Seram Bagian Barat.

Baca Juga: Bireun Banjir, BMKG Keluarkan Peringatan Dini soal Ini

“Pastikan keamanan dan keselamatan apabila warga akan melakukan evakuasi. Warga dapat menghubungi petugas BPBD untuk bantuan apabila membutuhkan pertolongan evakuasi,” katanya.

Terlebih lagi, lanjut Abdul Muhari, sebelumnya, Kecamatan Huamual tergenang banjir hingga 50 cm. Pada Kamis sore (13/7), banjir merendam sejumlah rumah warga Desa Lokki.

“Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Seram Bagian Barat mencatat banjir menggenangi 82 unit rumah warga desa. Sedangkan populasi terdampak berjumlah 79 KK atau 374 jiwa,” ujarnya.

Abdul Muhari menyampaikan, banjir tidak dapat dihindari setelah hujan lebat berdurasi lama pada Kamis (13/7) dari pukul 16.00 waktu setempat atau WIT hingga pukul 21.00.

Ia menjelaskan, kondisi itu diperburuk dengan adanya tanggul jebol sehingga debit air meluap ke permukiman. Sebelumnya, fenomena banjir juga berlangsung di wilayah yang sama pada Minggu lalu (9/7).

“Hingga saat ini, sebanyak 3 KK atau 15 warga yang mengungsi akibat banjir,” katanya.

Merespons bencana di wilayah tersebut, BPBD Kabupaten Seram Bagian Barat bersiaga apabila ada warga membutuhkan pertolongan maupun evakuasi. Pihaknya pun telah berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah, TNI, Polri, serta aparat desa dan kecamatan.

“Petugas bergotong royong untuk melakukan perbaikan darurat tanggul yang rusak akibat banjir,” ujarnya.

Baca Juga: BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi di Perairan Selatan Jabar-Yogyakarta

Sementara itu, peringatan dini cuaca pada hari ini hingga esok (15/7) wilayah Maluku masih berpotensi hujan lebat yang disertai petir atau kilat dan angin kencang. Sedangkan dilihat dari potensi Gerakan tanah, sepanjang Juli 2023 ini, wilayah Kecamatan Huamual tergolong pada kategori rendah hingga menengah.

“Kondisi ini menuntut kesiapsiagan warga dan pemerintah daerah dalam menghadapi bahaya hidrometeorologi basah, seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang,” katanya.

28