Home Politik Sukses Menginisiasi Pemberdayaan Masyarakat Melalui UMKM di Karanganyar, Aktivis ini Bertekat Masuk Gelangang Politik

Sukses Menginisiasi Pemberdayaan Masyarakat Melalui UMKM di Karanganyar, Aktivis ini Bertekat Masuk Gelangang Politik

Karanganyar, Gatra.com- Upaya membangkitkan UMKM yang semula dikerjakan secara mandiri dan swadaya oleh Gerakan Aspirasi Muda Lawu (Gardal) Karanganyar, kini menuai asa. Sang komandan Gardal, Ananda Novel Wahyu Mahbubi maju ke DPRD Kabupaten Karanganyar di Pemilu 2024, untuk mewujudkan asa membangkitkan UMKM dengan metode lebih terencana.

Novel nyaleg DPRD Karanganyar pada pemilu 2024 di daerah pemilihan V (Kebakkramat, Jaten, Colomadu) lewat Partai Gerindra. Caleg nomor urut 2 ini mengawali kiprahnya dengan membentuk relawan Garuda Sakti yang mendongkrak suara dukungan ke pasangan calon kepala daerah saat itu.

Selama enam tahun berkiprah, Gardal membuka posko kemanfaatan. Di dalamnya terbuka kursus gratis bagi masyarakat tanpa memandang latar belakang. Syaratnya, mereka tekun dan aktif ikut kursus. Gardal membuka bengkel pelatihan boga, jahit, elektro sampai kursus berenang. Sumber pembiayaan mandiri di Gardal ditopang mitra pemerintah maupun non pemerintah. Salah satunya Baznas.

Gardal juga menjalin komitmen dengan sejumlah OPD yang memiliki program unggulan bagi pemberdayaan masyarakat. "Selama enam tahun ini sudah meluluskan 1.000 orang peserta program kursus bengkel kemanfaatan Gardal," kata Ananda kepada Gatra.com, Selasa (6/1).

Gardal cukup piawai menggandeng mitra kerja demi keberlangsungan program. Di Palur Plaza Karanganyar, Selasa (6/1), Gardal kerja bareng Smartfren Community membuka baking class bagi emak-emak. Kegiatan bertajuk Sejuta Akses untuk Karanganyar, Sejuta Karya untuk UMKM ini juga didukung caleg DPR RI dapil IV Jateng dari Partai Gerindra, Muhammad Barokah Setiadharma.

"Semakin banyak dukungan ke pelatihan, makin bagus. Sekarang saya maju nyaleg demi kemanfaatan UMKM," kata Ananda.

Ia meyakini memiliki kekuatan massa loyalis dari dapil V untuk memenangkan pemilu. Tandem politik dengan Muhammad Barokah Setiadharma memberi suntikan semangat. Apalagi Setiadharma Foundation sangat peka terhadap kegiatan Gardal.

Sementara itu Muhammad Barokah Setiadharma mengatakan, tumbuhnya UMKM merupakan satu-satunya cara memperbaiki perekonomian nasional. Pengusaha asal Ibu Kota ini menyebut pebisnis dalam negeri hanya 1,65 persen dari total penduduk Indonesia.

Angka ini jauh tertinggal dari Singapura dan Malaysia yang memiliki 6-7 persen pengusaha. "Membangkitkan UMKM bukan hanya kerja pemerintah. Tapi juga masyarakat sendiri," katanya.

127