Home Hukum Pasukan TPNPB Serang Bandara Paniai, Polisi dan Warga Sipil Terluka Kena Tembak

Pasukan TPNPB Serang Bandara Paniai, Polisi dan Warga Sipil Terluka Kena Tembak

Paniai, Gatra.com - Anggota Pasukan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB -OPM), Kodap XIII, serang Bandara Baya Biru Paniai, sekira pukul 06.50 WIT, Selasa 6 Februari 2024. 

Dua orang dilaporkan terkena tembak yakni seorang anggota Polisi dan seorang warga sipil.

Juru bicara TPNPB OPM, Sebby Sambom mengakui anggota pasukannya menyerang Bandara Bayu Biru Paniiai saat pesawat akan mendarat.

“Anggota Pasukan kami, TPNPB Kodap XIII Paniai menyerang Bandara Baya Biru saat pesawat akan mendarat. Pasukan kami berhasil tembak dua orang yakni seorang anggota polisi dan seorang warga Papua, yang selama ini menjadi mata –mata, spion TNI Polri,” kata Sebby Sambom, (6/2).

Sebby menyebutkan anggota pasukan Kodap XIII Paniai yang ditugaskan disiagakan sejak dini hari untuk mengintai hingga mendaratnya pesawat.

“Saat mendarat, selain menembak pasawat, juga seorang anggota polisi yang bertugas mengamankan Bandara. Selain itu seorang warga Papua yang selama ini dipakai TNI Polri sebagai mata –mata, untuk pasukan kami,” kata Sebby.

Kepala Bidang Humas Polda Papua, Kombes Ignatius Benny Ady Prabowo membenarkan terjadi kontak tembak antar aparat keamanan dan kelompok Tentara Pembebasan Nasional Barat terjadi di Bandara Baya Biru, Kabupaten Paniai, Provinsi Papua Tengah. 

Dalam peristiwa itu, seorang polisi dan seorang warga sipil terluka.

“Kejadian tadi pagi sekitar pukul 06.50 Waktu Indonesia Timur (WIT). Polisi yang menjadi korban tembak bernama Aiptu Manurung, sementara warga sipil Benyamin Banua (53),” kata, Kombes Ignatius Benny Ady Prabowo.

Baku tembak jelas Kombes Ignatius terjadi saat pesawat akan mendarat. Saat itu aparat keamanan sedang melakukan penjagaan di sekitar bandara dan ditembaki dari arah gunung.

“Aiptu Manurung mengalami luka tembak di samping perut atas tembus belakang dalam kondisi sadar. Sedangkan Benyamin Banua warga sipil mengalami luka tembak di paha sebelah kanan,” jelas Kombes Ignatius.

Untuk kondisi terakhir korban, lanjut Kombes Ignatius kedua korban langsung di evakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nabire, dan sudah mendapat penanganan medis.

“Keduanya tiba di Nabire pada pukul 09.00 WIT Saata ini dalam perawatan medis ,” katanya.

Aiptu Manurung kata Kombes Ignatius direncanakan akan menjalani operasi di RSUD Nabire hari ini juga.

“Kapolres Paniai AKBP Abdus Syukur Felani bersama Kasat Reskrim dan sejumlah anggota Polres Paniai sudah tiba di Nabire sekitar pukul 10.00 WIT untuk memantau penanganan medis kedua korban. Ya, itu pantau operasi anggota Polri Aiptu Manurung,” kata Kombes Ignatius.

47