Home Hukum Gagal Dapat SHM Sampai Diblokir, Suila Properti Kecewakan Konsumen

Gagal Dapat SHM Sampai Diblokir, Suila Properti Kecewakan Konsumen

Jakarta, Gatra.com - Sejumlah konsumen Suila Kavling Tahap 2 kecewa lantaran gagal dapat Sertifikat Hak Milik (SHM). PT Suila Properti Indonesia yang menjadi pengelola proyek tanah kavling di Cikarang, Kabupaten Bekasi ini berdalih bahwa tanah tersebut bermasalah sehingga sulit dibuat sertifikat.

Padahal, dalam perjanjian jual beli yang disepakati dengan PT Suila Properti Indonesia, konsumen bisa mendapat SHM setelah cicilan masuk 75%. Hal itu diungkapkan Mutaqin, salah satu konsumen Suila Kavling Tahap 2 yang mengaku tidak mendapatkan SHM atas tanah kavling yang dibelinya dengan skema kredit.

"Di awal bilangnya tanah sudah clear, sudah dimiliki langsung sama owner Suila Kavling. Saat saya mau melunasi cicilan bulan terakhir Januari kemarin, baru bilang tanahnya bermasalah, sulit dibuat sertifikat," jelas Mutaqin di Jakarta, Jumat (1/3).

Mutaqin juga tidak mempercayai alasan Suila yang menyebut bahwa ahli waris pemilik tanah kavling meninggal. Sehingga proses pembuatan SHM menjadi sulit.

"Di awal bilang tanahnya sudah clear, tapi sekarang beralibi sertifikat gak bisa diurus karena ahli warisnya meninggal. Berarti selama ini mereka jual tanah orang lain dong?" ujarnya.

Ia mengaku selama ini tidak pernah mendapatkan penjelasan dari pihak Suila tentang masalah tanah yang dibelinya. Padahal, setelah dicari tahu lebih jauh, di tahun 2020 lalu terdapat konsumen yang juga mengalami kejadian serupa dengannya.

"Saya gak pernah dapat pemberitahuan soal ini. Pertanyaan saya kenapa konsumen tetap dibiarkan nyicil bertahun-tahun di tanah yang bermasalah?" ucapnya kesal.

Mutaqin menyebut, setelah memberitahukan permasalahan tanah kavling ini, Suila malah menawarkan untuk mengganti kavling tahap lainnya. Namun, ia harus menambah biaya hingga mengambil kredit rumah.

Ia melanjutkan, tidak bersedia mengambil kavling lain atau cluster, Suila menawarkan pengembalian dana dengan cara dicicil.

"Awalnya ditawari pengembalian dana, dicicil mulai dari Rp1 juta-an, tanpa potongan. Lawak banget, mau lunas kapan? Sudah gak dapat tanah, duit malah nyangkut. Niat uangnya buat investasi, malah tergerus inflasi," keluhnya.

Mutaqin menduga, hal ini hanya sebuah strategi marketing dari Suila. Konsumen dipaksa untuk mengambil tanah yang lebih mahal hingga kredit rumah berupa cluster.

"Kasihanlah konsumen uangnya tertahan bertahun-tahun, gak dapat nilai tambah. Sementara perusahaan dapat manfaat dari uang konsumen, kan? Memangnya uang konsumen yang tertahan itu tidak punya andil di proyek Suila Kavling tahap 4-6 hingga proyek perumahan clusternya?" lanjutnya.

Atas preseden ini, Mutaqin mengaku telah mengungkapkan kekecewaannya terhadap pemilik PT Suila Properti Indonesia. Sayangnya, nomor WhatsApp hingga akun sosial medianya diblokir oleh pemilik Suila.

"Nomor WA saya diblokir, sampai Facebook dan Instagram saya diblokir sama owner-nya. Konsumen lain juga sama ada yang diblokir. Entah apa maksudnya, masa konsumen diblokir?" ungkapnya.

Konsumen lainnya yang meminta disamarkan namanya menjadi Fifi juga mengalami hal yang sama. Namun kejadian yang menimpa Fifi di proyek Suila Kavling Tahap 3 yang kerditnya ia ambil tahun 2018.

Setelah melunasi seluruh cicilan pada tahun lalu, Fifi baru diberitahu tanahnya terkendala untuk disertifikatkan pada akhir Februari lalu. Ia pun menolak tawaran yang diberikan pihak Suila.

"Ini sudah di luar perjanjian. Saya gak dapat hak saya dan malah suruh pindah kavling dengan tambahan biaya. Ini solusi yang memberatkan saya di mana seharusnya menjadi tanggung jawab pihak Suila," tegasnya.

Sementara itu, Pemilik PT Suila, Suila Rohill saat dikonfirmasi mengatakan tanah kavling tersebut tidak memiliki masalah. Adapun proses balik nama SHM tanah tersebut belum selesai.

"Kebetulan atas nama Mutaqin belum selesai proses balik namanya dan kita kasih pilihan tapi dia tetap gak mau," ujar Suila Rohill.

Diketahui, PT Suila Properti Indonesia yang berdiri sejak 2015 memiliki portofolio penjualan tanah kavling di berbagai daerah di Cikarang. Mulai dari Suila Kavling tahap 1-6, hingga proyek perumahan Cluster Suila Residence.

599