Home Politik Pengelola Tempat Hiburan di Pontianak Siap Berantas Narkoba

Pengelola Tempat Hiburan di Pontianak Siap Berantas Narkoba

Pontianak, Gatra.com - Sebanyak 12 pengelola tempat hiburan yang tergabung dalam Perhimpunan Pengelolaan Tempat Hiburan (PPTH) Kalbar di Kota Pontianak, menandatangani Pakta Integritas Bebas Narkoba, di Hotel Kapuas Dharma, Jalan Imam Bonjol, Pontianak, Kalimantan Barat, pada Sabtu (13/4).

Penandatanganan Pakta Integritas Bebas Narkoba ini dibuat bersama Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalbar, dengan komitmen bersama mencegah penyalahgunaan dan memberantas peredaran narkoba di tempat hiburan.

Direktur Resnarkoba Polda Kalbar Kombes Gembong Yudha menyampaikan dengan adanya pakta integritas ini PPTH Kalbar berkomitmen membantu kepolisian dalam memberantas penyalahgunaan dan peredaran narkoba di tempat usaha, sehingga bisa membantu kelancaran tempat usaha itu sendiri.

"Dengan adanya pakta ini bisa menciptakan tempat usaha yang clean dan clear terhadap narkoba, tidak hanya tamu tapi juga karyawan dan pengelolanya," ucapnya.

Gembong menegaskan kepada para pengunjung yang terindikasi dan dicurigai sebagai pengguna atau pengedar, maka karyawan tempat hiburan harus segera menginformasikan kepada manajemen untuk disampaikan kepolisian.

"Dengan ikutnya pengelola yang aktif dalam pengawasan tamunya maka dapat dilakukan penindakan secara silent sehingga penangkapan tidak membuat keruh dan mengganggu tamu yang lain," terangnya

Mengingat pengunjung tempat hiburan adalah orang yang ingin mendapat hiburan, Gembong menyatakan jangan sampai pengawasan dan pengamanan di tempat hiburan justru membuat pengunjung merasa tidak nyaman.

"Kita memegang komitmen mereka. Jika manajemen terlibat baik secara langsung atau tidak langsung atau memberi fasilitas terjadinya penyalahgunaan atau peredaran narkoba, sanksi yang tegas kita berikan hingga pencabutan izin terhadap usahanya," ucapnya.

Sementara itu Ketua PPTH Kalbar Reza Afrizal menyatakan dalam setiap seleksi karyawan sudah ada perjanjian jika terlibat dengan narkoba akan langsung dipecat.

Sedangkan untuk tamu yang datang, diakui pihaknya tidak dapat berbuat banyak, karena untuk pemeriksaan tamu pengelola juga serba salah karena tempat hiburan adalah tempat tamu mencari hiburan.

"Kalau terlalu ketat pemeriksaan barang bisa membuat tamu tidak nyaman, kami hanya bisa mengawasi tamu-tamu yang dicurigai dan menginformasikan ke pihak berwajib untuk penanganan," katanya.

Reporter: Angah

Editor: Anthony Djafar

KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR