Home Kebencanaan Banjir Tahun Baru, BNPB Mengaku Tak Punya Sistem Peringatan

Banjir Tahun Baru, BNPB Mengaku Tak Punya Sistem Peringatan

Jakarta, Gatra.com - Kepala Pusat Pengendalian Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Bambang Surya Putra mengatakan, saat ini belum ada early warning system atau sistem peringatan dini untuk hujan ekstrem yang mengakibatkan banjir. Hal itu dikemukakan saat ditemui di Kawasan Bidara Cina, Jakarta Timur, Sabtu (4/1).

Menurutnya, sistem peringatan dini tersebut baru dipasang di sungai utama, berupa sistem peringatan untuk volume air dan bukan berupa penanda banjir.

"Sistemnya sebetulnya sudah ada, tetapi kita evaluasi lagi apakah masih berfungsi normal. Kemarin terjadi kendalanya seperti apa karena memang early warning system yang tersedia saat ini itu berada pada jalur-jalur dan sungai-sungai utama. Ketika kita mendapatkan curah hujan yang tinggi yang sifatnya lokal di perkotaan, itu memang belum tersedia early warning system," ujar Bambang.

Lebih lanjut, Bambang menjelaskan, sebetulnya pihaknya telah menerima dana dari pemerintah yang berasal dari anggaran 2020-2024 untuk membenahi sistem peringatan dini tersebut. Namun, sebelum merealisasikannya, banjir sudah terlanjur menerjang daerah Jakarta dan sekitarnya.

Meski begitu, menurut dia, sistem peringatan dini yang bagus ialah sistem peringatan yang dapat menjangkau masyarakat secara individu. Efeknya, seluruh lapisan masyarakat dapat mengantisipasi jika suatu saat akan terjadi bencana.

"Early warning system itu sebetulnya harus sampai ke masyarakat satu persatu,  baik menggunakan handphone alat sosial media ataupun dan itu agar masyarakat mendapatkan peringatan sebelum bencana itu datang," katanya.

195