Home Ekonomi Targetkan 4% Jumlah Wirausaha, Kemenperin Gencar Beri Pelatihan

Targetkan 4% Jumlah Wirausaha, Kemenperin Gencar Beri Pelatihan

Tanggerang Selatan, Gatra.com - Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (Dirjen IKMA), Gati Wibawaningsih, mengatakan pemerintah menargetkan 4% penduduk Indonesia merupakan wirausahawan di tahun 2030.

Oleh karenanya, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memberikan berbagai pelatihan pada masyarakat guna mencetak wirausaha industri baru. Hal ini juga sebagai bagian dari implementasi Peta Jalan Making Indonesia 4.0 dalam pemberdayaan Industri Kecil dan Menengah (IKM).

Menurutnya, pelatihan yang diberikan juga untuk memenuhi target jumlah wirausaha yang saat ini baru mencapai kisaran angka 3%. "Targetnya 4% untuk 2030. Kita kan mulai Indonesia sebagai negara maju di tahun 2030. Jadi kita mengejar supaya wirausahanya itu lebih dari jumlah yang sekarang. Karena kita kan harus mencapai 4% ya, kita sekarang masih sekitar 3%," katanya di Tanggerang Selatan, Banten, Selasa (18/2).

Saat ini, Program Santripreneur, jadi salah satu program pelatihan yang digencarkan Kemenperin. Gati menargetkan, sebanyak 36 Pondok Pesantren akan diberikan pelatihan wirausaha industri di tahun 2020 ini.

"Tahun ini kita double, 36 Pondok Pesantren. Jadi kalau dilihat tahun lalu itu cuma sekitar 20-an. Lokasinya tersebar di berbagai wilayah seperti Kalimantan, di Lampung, sama Aceh," ujarnya.

Gati menjelaskan, sekitar 8.200 santri telah diberikan fasilitas berupa pelatihan dan mesin produksi. Diharapkan, para santri ini bisa menjadi wirausaha baru yang memiliki peran aktif dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Selain itu, terdapat program e-Smart sebagai fasilitas pelatihan wirausaha industri bagi masyarakat umum. Gati menyebut, di tahun 2020 ini, Kemenperin menargetkan jumlah peserta e-Smart hingga 6.000 orang dari berbagai wilayah.

"Orang yang diberikan pelatihan kan mereka bisa menularkan ke teman-teman mereka. Ini yang kita sebut agent of development. Kita membuka pintu juga buat mereka kalau mau tambah berkembang lagi, maju lagi, kita fasilitasi," jelasnya.

177