Home Info Satgas Covid-19 Suka Olahraga? Ini Tips Agar Tetap Aman

Suka Olahraga? Ini Tips Agar Tetap Aman

106

Jakarta, Gatra.com - Menghadapi pandemi Covid-19, masyarakat diimbau untuk tetap bergerak dan berolahraga, meski hanya di rumah. Ini dilakukan untuk menjaga imunitas serta tubuh agar tetap bugar.

Lantas, bagaimana cara agar berolahraga di tengah pandemi ini agar tetap aman? Berikut paparan dr. Arie Sutopo, dokter spesialis keolahragaan, Universitas Negeri Jakarta (UNJ) pada  diskusi yang disiarkan secara langsung dari Graha BNPB, Jakarta pada Sabtu pagi (3/10).

Untuk olahragawan, kata dr. Arie Olahragawan diberikan edukasi mengenai covid-19. Diberikan pemahaman soal bagaimana virus ini bisa masuk ke dalam tubuh. Untuk itu, ia menghimbau untuk selalu menjaga jarak, sebab jika batuk droplet terhembus hingga dua meter dan kemudian terjatuh ke tanah

Sedangkan jika bersepeda, karena hembusan sepeda cukup kencang, dr. Arie mengimbau untuk tetap menjaga jarak hingga 10 meter. Sebab jika batuk, virus bisa melayang hingga jarak sejauh 10 meter karena kecepatan sepeda.

Kemudian, sehabis melakukan olahraga, harus segera mencuci tangan. Sebab Covid-19 ini masuk lewat pernapasan dan mata.

Ia sendiri, di DKI Jakarta membina long term athlete development, yakni atlet usia 8 tahun hingga target olimpiade. Dalam pembinaan atlet di masa pandemi Covid-19 ini, masalah akan timbul, jika atlet yang melakukan olahraga dengan intensitas tinggi.

"Jika misalnya kita semua ini berolahraga biasa, pakai masker oke-oke saja. Jogging sambil ngobrol itu masih bisa," ujarnya. Namun, atlet yang masuk pada program long term development tidak bisa latihan hanya santai-santai saja, latihannya harus dengan intensitas tinggi pula.

Kalau atlet dengan intensitas latihan tinggi, kata dr. Arie, menutup mulut dan hidung dengan masker menyebabkan Co2 susah keluar. Maka akan timbul masalah.

Untuk masyarakat, dr. Arie Sutopo memberikan sejumlah tips. Sebaiknya, masyarakat jangan memilih olahraga yang sifatnya beregu. Bisa memilih olahraga jogging, atau berenang. Ia tetap mengingatkan jangan berkumpul.

Kemudian, dr. Arie juga memberikan arahan bagi masyarakat yang tetap harus berolahraga di situasi pandemi saat ini. Pertama, mesti istirahat cukup, harus memiliki waktu tidur cukup, yakni 6-8 jam.

Selain itu, pola makan mesti baik, asupan vitamin c dan e, serta vitamin d1, untuk melawan covid-19. Idealnya, masyarakat juga harus terus melakukan gerak atau olahraga di rumah. "Stres diturunin. Makin stres, daya tahan makin turun," ujar dr. Arie mengingatkan.

COMMENTS

LEAVE A COMMENTS