Home Info Kementrian Tangani COVID-19, Kemenkes Salurkan Obat ke Daerah

Tangani COVID-19, Kemenkes Salurkan Obat ke Daerah

123

Jakarta, Gatra.com - Untuk mengatasi pandemi COVID-19, Kementerian Kesehatan berupaya memenuhi ketersediaan obat untuk penanganan COVID-19.

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono berujar, stok obat untuk daerah dengan kasus positif virus corona yang tinggi, masih terpenuhi hingga beberapa bulan ke depan. 

“Kita melakukan distribusi ke daerah-daerah melalui dinas kesehatan. Nanti, dinas kesehatan akan mendistribusikan melalui ke rumah sakit yang memerlukan.

Selain itu, kita punya buffer obat di daerah, provinsi untuk menjamin obat-obatan tersedia,” katanya. 

Persediaan tersebut mencakup obat antivirus yaitu Oseltamivir dan Favipiravir.

Selanjutnya, obat steroid juga masih bisa memenuhi kebutuhan. Ada juga antibiotik seperti Azithromycin, jumlahnya masih cukup.

“Kemudian beberapa obat memang harus impor seperti interleukin-6 inhibitor, Actemra, Tocilizumab, masih memerlukan impor dan itu masih kita upayakan untuk bisa tersedia.

Sekarang Actemra masih tersedia sampai 400 vial di stok kemenkes. Selama ini, untuk obat-obatan sampai saat ini masih aman,” ucap Dante. 
Untuk mengatasi kelangkaan obat, rumah sakit terkoneksi dengan aplikasi Kemenkes.

Apabila kekurangan obat maka Kemenkes dengan sigap langsung mendistribusikannya.

Sebelumnya, rumah sakit telah melaporkan data kebutuhan obat melalui aplikasi tersebut. 

Selain itu, sebagai langkah pencegahan, Dante mengimbau masyarakat agar bersedia untuk divaksin.

Dengan mendapatkan vaksin, maka risiko terpapar virus corona akan lebih kecil.

Apabila terkena pun tidak akan mengalami gejala berat. 

“Bukan pilihan jenis vaksinnya yang perlu dikhwatirkan masyarakat, tetapi pilihan vaksin atau tidaknya.

Ini yang penting masyarakat terproteksi,” ujarnya. 

Setelah divaksin, masyarakat juga harus mematuhi protokol kesehatan.

Tetap menggunakan masker, tidak berkerumun, dan rajin mencuci tangan.

Jangan sampai lengah dan tetap menjaga kesehatan. 

 

 

 

COMMENTS

LEAVE A COMMENTS