Home Kesehatan Ditarget Tuntas Oktober, Vaksinasi Lengkap di DIY Baru 16% dalam 7 Bulan

Ditarget Tuntas Oktober, Vaksinasi Lengkap di DIY Baru 16% dalam 7 Bulan

1684

Yogyakarta, Gatra.com – Daerah Istimewa Yogyakarta ditargetkan menuntaskan vaksinasi Covid-19 pada Oktober tahun ini. Padahal, selama tujuh bulan ini, DIY baru melakukan vaksinasi lengkap baru pada 16 persen sasaran.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menyatakan awal September diharapkan vaksinasi mencapai sedikitnya 50% dari target. “Oktober bisa seratus persen, itu yang diharapkan (pemerintah) pusat,” kata Sultan usai rapat percepatan vaksinasi di Kompleks Pemda DIY, Kepatihan, Kota Yogyakarta, Senin (9/8).

Target itu sesuai arahan Menteri Koordinator Bidang Maritim Investasi, Luhut Binsar Panjaitan. Menurut Sultan, vaksinasi akan mampu menurunkan kasus positif Covid-19. “Kami ingin mengurangi kondisi yang kurag bagus seperti tingginya kematian," ujarnya.

Percepatan vaksinasi bakal menyasar tingkat RT/RW dengan melibatkan pemerintah kabupaten/ kota dan mobilisasi tenaga TNI, Polri, dan puskesmas. “Kami membentuk satgas penanganan vaksinasi, langsung saja menyasar RT/RW, karena pengalaman lewat organisasi kurang bisa maksimal,” ujarnya.

Menurutnya, vaksinasi di lingkup RT itu karena penularan Covid-19 saat ini berada di tingkat keluarga dan tetangga. “Untuk teknisnya nanti kelurahan akan mengumpulkan (warga yang akan divaksin), kecuali untuk disabilitas, mungkin perlu jemput bola ke rumah,” kata Sultan.

Sultan juga mengatakan stok vaksin DIY masih cukup. “Kita punya stok semuanya 43.805 vial, di mana kami sudah mengalokasikan untuk kabupaten/kota. Namun kami belum tahu persis stok yang saat ini ada di kabupaten/kota yang kemarin sempat ada 10.014 vial. Jadi, kita cukup untuk bisa mencapai itu,” jelasnya.

Menurutnya, 60 ribu dosis lagi akan dikirim ke DIY. “Namun saat ini belum bisa dikirim karena stok (di gudang DIY) penuh. Jadi saya mohon, kalau menyangkut masalah vaksin, bapak/ibu (bupati) menghubungi kami, karena vaksin ini hanya satu jalur, yang akan kirim tetap Kementerian Kesehatan RI,” ujarnya.

Sultan pun mengusulkan kabupaten/kota menyediakan mesin penyimpanan vaksin. “Di provinsi, kita hanya punya maksimal 45.000 vial. Kita selesaikan juga soal ini apa perlu menyediakan mesin pendingin,” katanya.

Secara tertulis, Kepala Bagian Humas Pemda DIY Ditya Nanaryo Aji menyampaikan data, bahwa hingga Minggu (8/8) kemarin, cakupan vaksinasi DIY mencapai 43 persen atau setara 1,2 juta orang.

Namun cakupan itu baru untuk penerima dosis pertama. Adapun penerima vaksinasi lengkap dengan dua dosis baru 16 persen atau sekitar 477 ribu orang. Jumlah ini meliputi sekitar 271 ribu pekerja publik, 130 ribu lansia, 36 ribu warga rentan, 35 ribu nakes, dan 2.771 remaja.

Dari 3,8 juta warga DIY, sasaran vaksinasi mencapai 2,8 juta orang. DIY telah memulai vaksinasi Covid-19 sejak medio Januari lalu atau telah digelar dalam rentang 7 bulan.

Ditya juga menyebut, Senin ini, penambahan kasus terkonfirmasi Covid-19 di DIY 733 kasus, sehingga menyumbang total 130.414 kasus. “Tambahan kasus baru itu dari jumlah 6.364 orang. Jadi positivity rate hari ini 11,52%,” kata dia.

Adapun penambahan kasus sembuh sebanyak 3.214 kasus, sehingga total sembuh menjadi 92.944 kasus. “Penambahan kasus meninggal hari ini sebanyak 59 kasus, sehingga total kasus meninggal menjadi 3.958 kasus,” katanya.

COMMENTS

LEAVE A COMMENTS