Home Keuangan Tren Transaksi Xendit Tahun 2021 Capai US$12 Miliar

Tren Transaksi Xendit Tahun 2021 Capai US$12 Miliar

237

Jakarta, Gatra.com- Xendit, perusahaan payment gateway dan teknologi keuangan di Indonesia mencatat nilai total volume transaksi mengalami peningkatan menjadi lebih dari US$12 miliar pada tahun 2021.

Dalam rangkuman data Xendit yang berjudul “Tren Pembayaran Digital Indonesia 2021” ditemukan bahwa metode pembayaran yang paling banyak digunakan di Indonesia adalah 40% menggunakan eWallet, 40% Virtual Account, diikuti dengan kartu kredit dan QR Code masing-masing >5%.

“Kami melihat bahwa selama beberapa tahun terakhir, konsumen Indonesia menginginkan metode pembayaran yang semakin beragam,” ungkap CEO dan Co-Founder Xendit, Moses Lo dalam konferensi persnya, Selasa (14/12).

Moses menjelaskan bahwa dalam periode 30 November 2020-30 November 2021, Xendit telah memproses lebih dari 150 juta transaksi pembayaran digital, baik di Indonesia maupun Filipina. Saat ini, Xendit memiliki lebih dari 3.000 merchant aktif yang terdiri dari 90% merchant UKM dan 10% perusahaan.

Beberapa temuan menarik dari data Xendit, hampir separuh seller online sudah menerima pembayaran via eWallet. Pemakaian eWallet mengalami pertumbuhan signifikan dari tahun ke tahun, terutama selama pandemi, dengan total pertumbuhannya mencapai >300% dari awal tahun 2021.

Jumlah pengguna eWallet juga meningkat 2,4x lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Di bulan November 2021, hampir separuh merchant Xendit sudah memiliki kanal eWallet khusus untuk menerima pembayaran pembeli.

"Untuk itulah, sangat penting bagi para pemilik bisnis untuk dapat beradaptasi dan menyediakan berbagai metode pembayaran dengan payment gateway seperti Xendit. Hal ini penting untuk memberikan pilihan yang lebih banyak bagi pembeli, serta meningkatkan konversi transaksi online," ungkapnya.

Demikian halnya pembayaran via QR Code meningkat drastis hingga 7x lipat dibandingkan periode sama tahun lalu. Akselerasi ini didorong oleh regulasi pemerintah yang
menetapkan Quick Response Indonesian Standard (QRIS), sehingga semua pembayaran digital dapat difasilitasi hanya dengan satu kode yang sama.

Di bulan November 2021, Xendit mencatat bahwa 1 dari 5 merchant telah menggunakan QR code untuk menerima
pembayaran dari pembeli. Rata-rata nilai transaksi untuk setiap metode pembayaran bervariasi dimana Virtual Account menempati angka tertinggi, yakni rata-rata Rp2.300.000.

Adapun eWallet menempati angka terkecil dengan rata-rata Rp70.000). Hal ini mengindikasikan bahwa eWallet banyak digunakan untuk pembayaran bernilai kecil, serupa dengan QR Code yang mencatatkan nominal transaksi rata-rata Rp250.000.

Sementara itu, untuk pembelian bernominal besar, pembeli Indonesia lebih banyak mengandalkan Virtual Account, outlet ritel, rata-rata Rp1.200.000 dan kartu kredit rata-rata Rp800.000.

Lalu sektor industri yang mengalami peningkatan transaksi terbanyak selama tahun 2021 berasal dari Produk Digital dengan peningkatan lebih dari 400%. Lalu industri jasa dengan peningkatan lebih dari 300% dan Jasa Keuangan dengan
peningkatan lebih dari 150%.

 

 

COMMENTS

LEAVE A COMMENTS