Home BUMN Allianz Beberkan Pentingnya Perluasan Manfaat Perlindungan Banjir pada Asuransi Kendaraan di Musim H

Allianz Beberkan Pentingnya Perluasan Manfaat Perlindungan Banjir pada Asuransi Kendaraan di Musim H

126

Jakarta, Gatra.com - Memasuki penghujung tahun, umumnya negara beriklim tropis seperti Indonesia mulai memasuki musim penghujan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa sebagian besar wilayah Indonesia diperkirakan mengalami awal musim hujan pada bulan Oktober dan November 2021, dengan puncaknya di sebagian besar wilayah diprakirakan terjadi pada Januari dan Februari 2022.

Musim hujan sedikit banyak berpengaruh pada mobilitas masyarakat, yang mana sebagian besar mengandalkan kendaraan bermotor, terutama mobil, untuk memudahkan mobilitas setiap harinya. Di sisi lain, peningkatan curah hujan juga meningkatkan risiko banjir, sehingga para pemilik kendaraan bermotor perlu lebih waspada. Pemilik kendaraan bermotor memang perlu memahami bahwa kepemilikan kendaraan bermotor memiliki berbagai risiko yang harus siap dihadapi kapan saja.

Asuransi kendaraan memiliki beragam manfaat yang dapat melindungi pemilik kendaraan dari dampak finansial yang mengancam saat kendaraan mengalami kerusakan atau bahkan hilang. Namun sayangnya, memunculkan kesadaran mengenai betapa pentingnya menyiapkan proteksi terhadap kendaraan bukanlah perkara yang mudah.

"Kendaraan bermotor seperti mobil atau motor adalah salah satu aset guna yang memiliki nilai ekonomis. Ketika suatu saat terdapat kebutuhan yang mendesak, kendaraan bermotor adalah salah satu asset yang dapat dengan cepat dijual atau dijadikan jaminan untuk pinjaman. Sehingga, apabila terjadi sesuatu pada kendaraan kita seperti kerusakan atau bahkan kehilangan, kita sama saja akan kehilangan sejumlah uang yang cukup besar," jelas Alwin Jasim Head of Personal Lines & Product Development Allianz Utama Indonesia dalam keterangan tertulis, Senin (20/12).

Alwin menambahkan, karena memiliki nilai ekonomi yang signifikan, kendaraan yang dimiliki perlu dilindungi dengan asuransi. Hal ini penting agar ketika terjadi kejadian yang tidak diinginkan, pemilik bisa menekan kerugian finansial. Salah satunya adalah kerugian finansial yang disebabkan rusaknya kendaraan karena terendam banjir.

Terdapat dua jenis asuransi kendaraan berdasarkan cakupan manfaat, comprehensive dan total loss only. Jenis asuransi comprehensive akan menanggung kerusakan kecil maupun besar, sesuai yang tertulis dalam polis asuransi. Sedangkan, jenis total loss only hanya akan menanggung bila kendaraan hilang atau dinilai mengalami 75% kerusakan serta penggantian akan dilakukan sesuai dengan nilai kendaraan dihitung dari lama pemakaian.

Kedua jenis asuransi kendaraan tersebut menawarkan manfaat dasar, namun belum memberikan pertanggungan atas kerusakan yang disebabkan oleh risiko khusus, seperti terendam banjir, gempa bumi, letusan gunung berapi, aksi masa, dan kerusuhan. Sehingga, pemilik kendaraan patut mempertimbangkan perluasan manfaat perlindungan banjir pada asuransi kendaraan mereka untuk menambah ketenangan pikiran khususnya mengingat saat ini sudah memasuki musim hujan yang rawan banjir.

Membeli asuransi kendaraan pun tidak bisa sembarangan, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan. “Anda perlu perhatikan coverage perlindungannya serta cek reputasi perusahaan asuransi tersebut. Besar premi biasanya disesuaikan dengan risiko yang dijamin dan besar tanggungannya, jadi jangan hanya melihat premi murah tapi risiko yang dijamin tidak maksimal. Selain itu, perhatikan porsi risiko sendiri yang harus dibayar jika terjadi klaim dan berapa banyak jumlah bengkel rekanan,” tandas Alwin.

Selain musing penghujan, memasuki akhir tahun 2021, pemerintah kembali memperketat mobilitas masyarakat untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus COVID-19. Masyarakat disarankan untuk tetap tinggal di rumah dan tidak melakukan perjalanan atau cuti panjang menjelang libur natal dan tahun baru.

Fitra Eri, Naravlog Otomotif Indonesia membagikan saran untuk merawat kendaraan agar tetap aman dan nyaman serta terhindar dari beragam risiko kerusakan yang mungkin terjadi selama periode ini.

"Mobil memang dirancang sebagai benda bergerak, yang apabila tidak digunakan dalam jangka tertentu akan mengakibatkan beberapa bagian tidak bisa berfungsi secara optimal. Rem tangan, oli dan aki mobil menjadi salah satu di antara bagian terpenting mobil,” ujar Fitra.

Untuk itu kata Fitra, jika ingin memarkirkan mobil dalam jangka waktu yang lama, sebisa mungkin hindari untuk menggunakan rem tangan, atur perseneling agar tetap dalam kondisi gigi yang stabil, serta pastikan untuk selalu parkir di lokasi yang datar.

“Selain itu, kita juga bisa menggunakan jack stand, yakni sandaran mobil dengan empat sisi pada setiap roda, sehingga ban tidak akan menyentuh permukaan jalan. Hal tersebut mampu memberikan ketahanan yang lebih lama pada usia ban," jelas Fitra.

Menurut Fitra tak sebatas pada perawatan yang layak, untuk melindungi mobil dari beragam risiko yang mungkin terjadi, asuransi kendaraan menjadi proteksi yang bisa memberikan ketenangan hati dan pikiran setiap saat.

Sejalan dengan hal tersebut, dalam menyambut peringatan Hari Ulang Tahun yang ke-32 pada akhir Desember, PT Asuransi Allianz Utama Indonesia (Allianz Utama Indonesia) terus berupaya untuk meningkatkan pelayanan perlindungan bagi para nasabah di seluruh Indonesia dengan menyediakan solusi asuransi umum yang komprehensif.

Menginjak usia yang semakin matang, Allianz Utama Indonesia berkomitmen untuk memberikan produk dan layanan perlindungan terbaik sesuai kebutuhan nasabah dan masyarakat Indonesia salah satunya dengan melindungi pemilik kendaraan di musim penghujan lewat perluasan manfaat perlindungan banjir pada asuransi kendaraan mereka.

Segera lindungi kendaraan Anda dengan asuransi kendaraan dan hindari risiko serta dampak yang dapat mengganggu kestabilan finansial. Temukan informasi seputar produk asuransi kendaraan sesuai kebutuhan Anda pada laman https://www.allianz.co.id/produk/asuransi-umum/asuransi-kendaraan.html.

 

COMMENTS

LEAVE A COMMENTS