Home Ekonomi Unsoed dan Pemkab Wonosobo Serahkan Sertifikat Uji Nutrisi untuk 32 IKM

Unsoed dan Pemkab Wonosobo Serahkan Sertifikat Uji Nutrisi untuk 32 IKM

Banyumas, Gatra.com – Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) dan Dinas Tenaga Kerja Perindustrian dan Transmigrasi (Disnakerintrans) Wonosobo, Jawa Tengah menyerahkan sertifikat uji nutrisi untuk 32 Industri Kecil Menengah (IKM) di wilayah tersebut. Penyerahan langsung dilakukan oleh Wakil Bupati Wonosobo, Muhammad Albar.

Albar mengatakan label nutrisi pada produk makanan dan minuman bagi konsumen, menjadi salah satu perhatian Pemkab Wonosobo untuk IKM. Karena itu Disnakerintrans memfasilitasi para pelaku IKM untuk mendapatkan sertifikat uji nutrisi. Sertifikasi tersebut merupakan kerja sama Disnakerintrans Kabupaten Wonosobo dengan laboratorium Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M) Unsoed, Purwokerto.

“Pemkab Wonosobo selalu berupaya untuk meningkatkan mutu dan daya saing produk hasil industri lokal, dimana geliat sektor perindustrian di Kabupaten Wonosobo semakin meningkat meskipun berada ditengah Pandemi Covid-19,” kata wabup, di Wonosobo, Jumat (21/1).

Dia menjelaskan, kontribusi sektor industri pengolahan di Kabupaten Wonosobo, ditopang oleh industri pengolahan makanan dan minuman atau industri pangan. Dalam meningkatkan peran strategisnya, pemerintah senantiasa mengupayakan pemberdayaan industri kecil dan menengah, demi mewujudkan IKM yang berdaya saing, mampu berperan secara signifikan dalam penguatan struktur industri nasional, pengentasan kemiskinan, perluasan kesempatan kerja, serta mampu menghasilkan barang dan jasa untuk keperluan ekspor.

Menurut dia, salah satu upaya mewujudkan daya saing produk adalah melalui standarisasi atau sertifikasi. Namun baru sebagian kecil dari industri kecil dan menengah yang memiliki sertifikasi.

Dia berharap akan semakin banyak fasilitasi sertifikasi atau standarisasi produk olahan di Wonosobo, termasuk sertifikasi uji nutrisi, sertifikasi halal, serta di dalamnya memperhatikan packaging atau pengemasan produk, untuk mampu bersaing dengan produk lainnya di era industri.

“Saudara telah selangkah lebih maju dalam meningkatkan daya saing produk terhadap produk sejenis lainnya. Dengan adanya sertifikat uji nutrisi ini, saya harap industri yang Saudara jalankan dapat lebih maju, sehingga mampu berkontribusi secara signifikan terhadap perekonomian daerah,” peasn wabup kepada IKM.

Kepala Disnakerintrans, Dr. Prayitno, mengatakan bahwa Label nutrisi merupakan panduan sekaligus bentuk perlindungan konsumen dalam membeli produk. Melalui label nutrisi konsumen dapat mengetahui komposisi penting dalam produk tersebut. Hal tersebut penting dilakukan karena komposisi dan kandungan produk tersebut bisa diketahui manfaatnya.

Prayitno juga menyampaikan bahwa baru sebagian kecil IKM di Wonosobo yang mempunyai sertifikat uji nutrisi. Di tahun 2021 Pemkab memfasilitasi 32 IKM untuk memperoleh Sertifikat Uji Nutrisi. Di tahun 2022 Pemkab akan memfasilitasi 30 IKM untuk bisa memperoleh Sertifikat Uji Nutrisi.

“Secara bertahap Pemkab akan terus berusaha membantu dan memfasilitasi para IKM untuk memperoleh sertifikat uji nutrisi,” kata Prayitno.


 

1425