Home Nasional Salah Satu Agenda Kunker Jolowi ke Baubau dan Ternate Salurkan BLT BBM

Salah Satu Agenda Kunker Jolowi ke Baubau dan Ternate Salurkan BLT BBM

Jakarta, Gatra.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan kerja ke Sulawesi Tenggara (Sultra) dan Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara. Salah satu agendanya membagikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Bahan Bakar Minyak (BBM) dan bantuan sosial lainnya.

"Bapak Presiden akan menyapa masyarakat dan tentunya kali ini ada tambahan kegiatan di setiap titik, yaitu memastikan bantuan dari Kementerian Ketenagakerjaan terkait dengan para tenaga kerja yang terdampak kenaikan BBM," ujar Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono, dalam keterangan pers, Senin (26/9).

Baca Juga: Masyarakat Baubau Sambut Kedatangan Presiden Jokowi

Heru menjelaskan, Jokowi menggunakan pesawat Boeing 737-400 milik TNI AU untuk tiba di Provinsi Sulawesi Tenggara. Presiden dan rombongan lepas landas dari Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, sekitar pukul 12:00 WIB.

Presiden beserta rombongan melakukan penerbangan kurang lebih selama 2 jam 40 menit dan mendarat di Bandar Udara Internasional Haluoleo, Kabupaten Konawe Selatan. Selanjutnya, Presiden melanjutkan penerbangannya menuju Bandar Udara Betoambari, Kota Baubau.

Usai dari Kota Baubau, Presiden Jokowi akan bertolak ke Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, untuk melanjutkan kunjungan kerjanya di Halmahera.

“Sebelumnya, hari ini [Presiden] langsung ke Kota Baubau, lalu nanti ke beberapa kota lainnya, dan terakhir adalah di Sofifi," katanya.

Presiden Jokowi akan memastikan bahwa bantuan dari pemerintah dapat diterima oleh masyarkat yang berada di wilayah-wilayah yang sulit dijangkau.

Baca Juga: BBM Naik, Ratusan Ribu Warga NTB Terima BLT

"Beliau akan memastikan di kota-kota yang susah terjangkau itu akan tersalurkan. Mudah-mudahan kunjungan kerja mulai dari hari Senin sampai dengan hari Rabu bisa berjalan dengan lancar," kata Heru.

Rombongan yang ikut dengan Presiden dalam penerbangan menuju Provinsi Sulawesi Tenggara antara lain, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, Sekretaris Militer Presiden Laksda TNI Hersan, Komandan Paspampres Marsda TNI Wahyu Hidayat Sudjatmiko, dan Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin.