Home Internasional AS: Iran akan Tingkatkan Bantuan Senjata ke Rusia

AS: Iran akan Tingkatkan Bantuan Senjata ke Rusia

Washington, D.C, Gatra.com - Iran berencana untuk membantu perang Rusia di Ukraina dengan mengirim lebih banyak senjata ke Moskow. 

Penjelasan itu diungkapan pejabat keamanan AS dan Barat yang tidak disebutkan namanya, sebagaimana dilaporkan Washington Post, Senin (17/10). 

“Pengiriman senjata yang direncanakan dari Teheran dapat mencakup dua jenis rudal permukaan-ke-permukaan,” kata para pejabat tersebut. 

Baca Juga: Ukraina: Drone Iran Dipakai dalam Serangan Rusia

Ia menambahkan serangan dron Iran yang dilaporkan dipasok ke Moskow sejak bulan Agustus lalu. 

Jika dilakukan, pengiriman rudal balistik jarak pendek akan menjadi pengiriman pertama dari jenisnya itu ke Moskow sejak invasi ke Ukraina dimulai, dan akan meningkatkan stok rudal Moskow, yang dilaporkan sudah mulai berkurang.

Meskipun Kyiv tengah dilanda gelombang serangan pesawat tak berawak pada hari Senin, --yang oleh para analis militer diidentifikasi dilakukan pesawat tak berawak Shahed-136 buatan Iran, Teheran telah berulang kali menepis tuduhan bahwa pihaknya menyediakan kendaraan udara tak berawak itu ke Moskow. 

Baca Juga: Iran Siap Meluncurkan Latihan Drone Militer secara Massal

"Berita yang dipublikasikan tentang Iran yang menyediakan drone kepada Rusia memiliki ambisi politik dan itu diedarkan oleh sumber-sumber barat. Kami belum memberikan persenjataan ke pihak mana pun dari negara-negara yang berperang," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Nasser Kanaani pada konferensi pers pada hari Senin, sebagaimana dilaporkan Reuters.  

Sebagaimana gambar yang dibagikan di media sosial oleh Wali Kota Kyiv Vitali Klitschko pada hari Senin, tampaknya menunjukkan sisa-sisa drone Shahed-136 - juga disebut drone "kamikaze" untuk fitur desain yang membuatnya jatuh ke sasaran - dengan tanda "Geran-2". Sebagaimana tertulis di atasnya, yang diyakini sebagai nama yang digunakan oleh Moskow untuk drone Iran. 

Baca Juga: Iran Kirim Drone ke Rusia, AS Jatuhkan Sanksi Baru

Pejabat Ukraina telah diberitahu tentang rencana Iran untuk lebih meningkatkan bantuan militernya ke Moskow, dan itu semakin memperburuk hubungan yang sudah tegang antara Kyiv dan Teheran. 

Dukungan militer Iran yang meningkat untuk Moskow juga dapat membuka jalan bagi Israel, musuh bebuyutan Teheran, untuk mulai mendukung Kyiv secara militer. Sesuatu yang sejauh ini sangat enggan dilakukan. 

Mantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev memperingatkan Tel Aviv bahwa langkah seperti itu dapat menyebabkan Moskow memutuskan hubungan diplomatik dengan Israel, yang terus meningkat di tengah perang di Ukraina. 

"Israel tampaknya akan memasok senjata ke rezim Kyiv. Sebuah langkah yang sangat sembrono. Ini akan menghancurkan semua hubungan antar negara antara negara kita," kata Medvedev dalam sebuah tweet pada hari Senin.

132