Home Olahraga Spanyol Kalah dari Jepang, Enrique: Senjata Kami Dilucuti dalam 5 Menit

Spanyol Kalah dari Jepang, Enrique: Senjata Kami Dilucuti dalam 5 Menit

Doha, Gatra.com - Timnas Spanyol takluk dari Jepang dalam laga terakhir Grup E Piala Dunia 2022 Qatar.

Tim Matador menyerah dengan skor 2-1 dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Internasional Khalifa, Qatar, Jumat (2/12) diini hari WIB.

Baca Juga: Roberto Martinez Langsung Tinggalkan Kursi Pelatih Belgia

Meski kalah, Spanyol masih tetap lolos ke babak 16 besar. Pasukan Luis Enrique itu berada di urutan kedua klasemen akhir dengan 4 poin, di bawah Jepang yang mendulang 6 angka. Adapun Jerman yang juga berada di grup ini, harus angkat kaki dari kompetisi.

Di pertandingan ini, Spanyol sedianya dominan sejak awal pertandingan. Mereka juga sudah memimpin di menit ke-11 usai tandukan Alvaro Morata membobol gawang Jepang.

Hanya saja di sisa waktu babak pertama, Spanyol tak mampu menambah gol. Jepang pun juga tak bisa menyamakan kedudukan, sehingga Spanyol masih memimpin 1-0 saat turun minum.

Baca Juga: Argentina Juara Grup, Messi Gagal Penalti

Namun di babak kedua, Jepang mulai mencoba menyerang. Hasilnya, sebuah tendangan keras Ritsu Doan di menit ke-48 berhasil membobol gawang Spanyol.

Skor imbang membuat Jepang semakin bersemangat. Tiga menit berselang, Jepang kembali membobol gawang Spanyol lewat Ao Tanaka.

Gol Tanaka sempat menjadi perdebatan. Sebab, sebelumnya bola terliihat sudah keluar lapangan. Namun usai wasit berdiskusi dengan tim VAR, gol tersebut dianggap sah.

Tertinggal, Spanyol langsung bereaksi. Enrique memasukkan Marco Asensio, Ferran Torres, Jordi Alba, dan Ansu Fati. Spanyol pun membombardir gawang Jepang.

Beruntung Shuichi Gonda yang mengawal mistar gawang Jepang mampu tampil meyakinkan dengan menggagalkan sejumlah peluang para pemain Spanyol. Skor 2-1 untuk Jepang bertahan hingga pertandingan berakhir.

Baca Juga: Australia Benamkan Denmark, Melaju ke Babak 16 Besar

Pelatih Spanyol Luis Enrique mengatakan, tujuan lolos ke babak kedelapan telah tercapai dan menunjukkan "kepercayaan penuh" pada para pemainnya. "Namun saya sama sekali tidak senang dengan kekalahan," katanya, seperti dilansir dari laman resmi Timnas Spanyol.

Menurutnya, dalam 5 menit Jepang telah mencetak dua gol, dan dalam 10 menit lawan benar-benar melucuti senjata timnya. "Kami telah memasuki mode runtuh. Dan, jika mereka perlu mencetak dua gol lagi, mereka akan memasukkannya ke dalam kami," katanya.

Dia menyebut, di pertandingan itu timnya mendominasi lawan selama 80 menit tetapi kalah. "Saya tidak punya apa-apa untuk dirayakan, saya tidak merayakan kekalahan," sebutnya.

Tugas dirinya adalah sebagai pelatih untuk mengangkat semangat para pemain. "Saya memiliki kepercayaan penuh," tandasnya.

167