Home Internasional Serangan Rudal Rusia ke Dnipro, Sedikitnya 30 Tewas

Serangan Rudal Rusia ke Dnipro, Sedikitnya 30 Tewas

Belgorod, Gatra.com - Tiga tentara Rusia tewas dan 16 lainnya luka-luka dalam ledakan amunisi yang disebabkan penanganan granat yang “ceroboh” di wilayah Belgorod di perbatasan dengan Ukraina.

kantor berita AFP melaporkan Minggu (15/1), bahwa insiden yang melibatkan pasukan yang dimobilisasi terjadi di pusat budaya, yang digunakan kembali sebagai fasilitas penyimpanan militer Rusia pada tanggal yang tidak diketahui. 

Setidaknya delapan prajurit masih hilang hingga Minggu malam.

Baca Juga: Rusia Tembakkan Rudal Baru ke Ukraina

Sementara itu, otoritas daerah setempat mengatakan pada Minggu malam bahwa pasukan Ukraina telah menyerang sebuah pasar di desa lain di wilayah Belgorod, yang berjarak kurang dari 10 kilometer dari perbatasan Ukraina, dan merusak kios-kios kendati tidak menyebabkan jatuhnya korban luka.

Sebelumnya, Ukraina mengharapkan lebih banyak pengiriman senjata berat dari negara-negara Barat, setelah permintaan Kyiv kepada sekutunya. 

“Kendaraan seperti artileri, dan rudal merupakan kunci utama dalam mempertahankan diri,” kata Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg,  Minggu.

“Janji peralatan perang berat baru-baru ini penting – dan saya mengharapkan lebih banyak lagi dalam waktu dekat,” kata Stoltenberg kepada harian Handelsblatt Jerman, menjelang pertemuan minggu ini dari sebuah kelompok yang mengoordinasikan pasokan senjata ke Kyiv.

Baca Juga: Serangan Balasan Rusia Hantam Kramatorsk

Pada hari Sabtu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memohon lebih banyak persenjataan Barat, dengan mengatakan bahwa "teror" Rusia hanya dapat dihentikan di medan perang.

Awal bulan ini, Prancis, Jerman, dan Amerika Serikat masing-masing menjanjikan tank ringan AMX-10 RC Prancis, 40 kendaraan infanteri Jerman Marder, dan 50 kendaraan tempur Bradley.

Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak hari Sabtu berjanji untuk menyediakan 14 tank Challenger 2 ke Ukraina, dan menjadikannya negara Barat pertama yang memasok tank-tank berat yang diminta Kyiv.

Dihari yang sama, korban tewas meningkat menjadi sedikitnya 30 orang setelah sebuah serangan menghantam bangunan perumahan di kota Dnipro, Ukraina timur tengah pada Sabtu. 

Penasihat gubernur wilayah Dnipropetrovsk, Natalia Babachenko menyebut ada 75 lainnya terluka dan antara 30-40 orang masih terjebak di antara puing-puing.

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan bahwa pasukannya melakukan serangan rudal terhadap militer Ukraina dan situs infrastruktur pada hari Sabtu. Semua target yang dimaksudkan terkena tanpa menentukan wilayah di Dnipro.

Baca Juga: Serangan Rudal Rusia di Kota Ukraina Menewaskan 17 Orang

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada hari Minggu mengutuk "keheningan pengecut" rakyat Rusia dalam pidato malamnya kepada orang-orang Rusia. 

"Keheninganmu yang pengecut, upayamu untuk 'menunggu' apa yang terjadi, hanya akan berakhir dengan fakta bahwa suatu hari teroris yang sama akan datang untukmu," kata Zelensky.

"Serangan kemarin adalah contoh lain dari perang brutal dan biadab yang dilakukan Rusia terhadap rakyat Ukraina," kata juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS. 

54