Home Politik Tolak Represi Aparat, IMM-KAMMI Unjuk Rasa ke Mapolda Sumut

Tolak Represi Aparat, IMM-KAMMI Unjuk Rasa ke Mapolda Sumut

Medan, Gatra.com - Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim (KAMMI) menggelar aksi unjuk rasa di depan markas Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Mapoldasu) Jalan Sisingamangaraja Km 10,5 Medan, Jumat sore (24/5).

Massa aksi mengecam aparat kepolisian yang bertindak represif saat menangani aksi unjuk rasa pada 21 Mei lalu. Sejumlah tuntutan lain juga disampaikan massa aksi sebagaimana yang mereka cantumkan dalam spanduk. Antara lain, mengultimatum aparat untuk tidak menghalangi rakyat ke Jakarta yang akan menyampaikan aspirasinya. Meminta polisi meminta maaf atas peristiwa 21 Mei. Meminta pemerintah membentuk tim gabungan untuk mengusut peristiwa berdarah 21 Mei lalu.

Baca Juga: Gelar Aksi Lanjutan, Seribuan Massa GNKR Berkumpul di Sekitar Masjid Raya Medan Menuju DPRD Sumut

Pantauan Gatra.com, akibat aksi unjuk rasa itu, arus lalu lintas sempat mengalami kemacetan, terutama di sekitar Mapoldasu. Sejumlah kendaraan baik dari Medan menuju Tanjung Morawa maupun sebaliknya, sempat tidak bisa bergerak. Apalagi massa aksi berkumpul dan berorasi di sebagian badan jalan. Personel kepolisian juga tampak mengatur arus lalu lintas.

Di tempat berbeda, aksi unjuk rasa oleh Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat (GNKR) masih tetap berlangsung di depan gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol Medan. Seusai salat Ashar berjamaah antara pendemo, polisi dan TNI, massa kembali menyampaikan aspirasinya.

Baca Juga: GNKR dan IMM Geruduk DPRD Sumut

Massa GNKR yang bergerak dari Masjid Raya Medan itu menuntut agar hasil Pemilu 2019 dibatalkan serta meminta agar mendiskualifikasi Paslon 01. Bebaskan tahanan politik yang terjerat UU ITE. Rehabilitasi  petugas Pemilu yang menjadi korban, serta kembalikan kedaulatan rakyat. Massa GNKR mengancam, bila tuntutannya tidak dipenuhi, mereka akan menggulirkan reformasi Jilid II.

565