Home Kebencanaan Puluhan Ibu-ibu di Tapteng Datangi Kantor Kelurahan

Puluhan Ibu-ibu di Tapteng Datangi Kantor Kelurahan

Sibolga, Gatra.com - Puluhan Ibu-ibu mendatangi kantor Kelurahan Sibuluan Indah, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara (Sumut), Kamis (30/4). Mereka protes karena nama mereka tidak muncul sebagai penerima bantuan. 
 
Protes para Ibu itu pecah, ketika para Ibu itu tidak mendapatkan kupon pengambilan bantuan sembako dari pemerintah yang dibagikan oleh Kepala Lingkungan (Kepling) mereka. Bahkan protes para Ibu itu tak kalah pecah, ketika mengetahui penerima bantuan sembako dari pemerintah tersebut umumnya didominasi oleh warga penerima Program Keluarga Harapan (PKH). 
 
Bantuan sembako itu sendiri telah tiba di daerah itu (Kelurahan Sibuluan Indah) bersamaan dengan beberapa daerah lainnya di Tapteng. Kabarnya pemerintah daerah setempat menyalurkan sebanyak 40 ribu paket sembako kepada warga Tapteng yang terdampak pandemi Covid-19.
 
Menurut Rusda Sitompul, 61, salah seorang dari Ibu-Ibu yang melakukan aksi protes tersebut, bahwa mereka lah (masyarakat di luar penerima PKH) yang seharusnya mendapatkan atau menerima bantuan tersebut. Bukan mereka (penerima PKH) yang mendapatkannya. 
 
"Tapi ini tidak," ketus Rusda kepada wartawan. 
 
Apalagi seperti dirinya, aku Rusda, yang seorang janda dan hidup sebatangkara serta tidak mampu. Terlebih Kepala Lingkungannya (Kepling) pun kata dia telah berulang kali mendatanginya dan meminta Kartu Keluarga (KK) milik nya.
 
"Tapi apa, kenyataannya sampai sekarang tidak ada," ucap Rusda. 
 
Hal senada disampaikan Nurjuriati Simatupang, 50, Ibu lainnya. Nurjuriati juga dengan ketus membeberkan perihal dirinya dan beberapa warga lainnya yang sama sekali tidak pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah. 
 
"Katanya penerima PKH tak dapat lagi. Apa! Mereka (penerima PKH) juga yang utama," tukas Nurjuriati.
 
Lurah Sibuluan Nauli, Aji Martoni Jambak,yang dikonfirmasi terpisah oleh wartawan, terlihat tidak ambil pusing dengan aksi para Ibu dari Kelurahan Sibuluan Indah tersebut. Alasan Aji karena bukan mereka (Kelurahan) yang melakukan pendataan. 
 
"Kami (Kelurahan) hanya sebatas menyalurkan sesuai daftar nama yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapteng. Oleh karena itu, kita tidak dapat berbuat banyak, karena semua daftar nama penerima dari Pemkab Tapteng. Daftar itu juga baru kami terima kemarin dari rapat terbuka," pungkasnya.
613