Home Sumbagsel Sempat Viral, Warga Inggris Pemukul Sopir Taksi Online di Palembang Berujung Damai

Sempat Viral, Warga Inggris Pemukul Sopir Taksi Online di Palembang Berujung Damai

Palembang, Gatra.com - Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palembang, Rabu (25/5), memeriksa YP warga negara asing asal Inggris, atas peristiwa pemukulan terhadap CSP (sopir taksi online), di Jalan Gotong Royong tepatnya depan Kampus Universitas PGRI, yang diviralkan warga, Selasa (24/5).

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palembang, Mohammad Ridwan mengatakan, kejadian yang sempat viral di media sosial itu terjadi Selasa (24/5) sekitar pukul 10.00 WIB. Menurutnya, keduanya sudah sepakat berdamai, alias tidak diproses ke ranah hukum.

Dari keterangan YP, aksi pemukulan tersebut terjadi bermula saat mobil yang dikemudikan CSP sopir taksi online, memarkirkan kendaraannya di tempat kerjadian perkara (TKP) untuk menunggu penumpangnya tengah mengambil uang di ATM yang berada di sebrang jalan.

"Pengakuan YP, saat hendak melintas terjadi kemacetan adanya kendaraan yang parkir di jalan itu dan membuat bersenggolan kendaraan YP dan CSP," kata Ridwan.

Kemudian, CSP pun langsung mendatangi YP dengan emosi sembari berkata kasar. "Dia datang dan berkata fuck you sebanyak tiga kali sembari mendorong saya," kata YP, di hadapan petugas Imigrasi. YP sendiri memegang Itas penyatuan keluarga yang dikeluarkan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palembang, yang masa berlakunya sampai 4 Juli 2022

Lalu terjadilah perkelahian itu, dan sampai viral di media sosial. Setelah kejadian itu, YP dan CSP telah melakukan mediasi perdamaian secara kekeluargaan yang disaksikan oleh RT setempat dan menandatangi surat perjanjian di atas materai.

Pihak Polrestabes Kota Palembang, juga telah memanggil kedua belah pihak untuk dimintai keterangan. YP datang bersama istrinya JW, yang tengah hamil 8 bulan. Kepada YP, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palembang, mengingatkan agar tidak mengulangi perbuatannya kembali karena melanggar hukum.

Reporter: Bubun Kurniadi

COMMENTS

LEAVE A COMMENTS