Home Ekonomi Kenaikan Harga BBM Picu Inflasi Tiga Kota di NTT 1,64 Persen

Kenaikan Harga BBM Picu Inflasi Tiga Kota di NTT 1,64 Persen

Kupang, Gatra.com – Tiga kota di Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami Inflasi sebesar 1,64 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 111,72 pada bulan September 2022 gegara kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

“Rinciannya, Kota Kupang mengalami inflasi sebesar 1,82 persen, Kota Maumere mengalami inflasi sebesar 0,57 persen. Sementara Kota Waingapu di Sumba Timur, mengalami inflasi sebesar 1,18 persen,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTT, Matamira Bengu Kale, Rabu (5/10).

Baca Juga: Inflasi September 5,95%, Efek Kenaikan BBM Masih Akan Berdampak

Inflasi gabungan tiga kota di NTT pada bulan September 2022 ini, jelas Matamira, terjadi karena adanya kenaikan indeks harga pada 9 dari 11 kelompok pengeluaran.

“Berdasarkan kelompok pengeluaran, pemberi andil inflasi terbesar adalah kelompok transportasi sebesar 1,45 persen dengan kenaikan indeks harga konsumen sebesar 9,88 persen. Selanjutnya diikuti kelompok pengeluaran kesehatan yang memberi andil 0,05 persen pada inflasi dengan kenaikan indeks harga konsumen 3,19 persen,” kata Matamira.

Lebih lanjut Matamira menyebutkan, pada September 2022, dari 90 kota dengan sampel IHK Nasional, 88 kota mengalami inflasi, sedangkan 2 kota deflasi.

Baca Juga: Gabungan Tiga Kota di NTT Alami Deflasi Sebesar 0,93 Persen

Kota yang mengalami inflasi tertinggi adalah Bukittinggi sebesar 1,87 persen. Sedangkan inflasi terendah terjadi di Kota Merauke sebesar 0,07 persen.

“Sedangkan deflasi terbesar terjadi di Kota Manokwari sebesar 0,64 persen dan deflasi terendah terjadi di Kota Timika, Papua sebesar 0,59 persen,” katanya. 

53