Home Apa Siapa Terlibat dalam Gelaran Pandawa Boyong, Choky Sitohang: Permintaan Panglima TNI

Terlibat dalam Gelaran Pandawa Boyong, Choky Sitohang: Permintaan Panglima TNI

Jakarta, Gatra.com - Selebritas sekaligus pembawa acara Choky Sitohang turut terlibat dan mengambil peran dalam Gelaran Pandawa Boyong. Acara yang akan digelar di Taman Ismail Marzuki, Minggu (15/1) mendatang itu mendapuk Choky untuk memerankan Arjuna.

Gelaran hasil kerja sama antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut (AL) dan organisasi pegiat budaya, Laskar Indonesia Pusaka, itu akan menghadirkan pertunjukan yang direncanakan berlangsung selama 1,5 jam.

"Awalnya ini adalah sebuah permintaan khusus dari Panglima TNI yang waktu itu masih menjabat KSAL (Kepala Staf TNI Angkatan Laut). Pak Yudo itu sahabat saya, kami sering berdiskusi mengenai banyak hal termasuk budaya. Suatu ketika dia bilang pada saya, 'saya mau bikin acara pagelaran wayang orang, kamu main, ya'. Saya bilang, izin, saya main wayang orang? Dia bilang 'oh, iya, kamu harus tampil. Saya jadi Bimasena, kamu jadi Arjuna adik saya'. Sesimpel itu," ujarnya saat ditemui di sela latihan di GOR Mabes TNI AL, Selasa (3/1).

Usai ajakan itu, Choky bergabung secara resmi dan mulai berlatih sejak Desember 2022 lalu. Sejauh ini, ia telah mengikuti satu kali latihan gabungan bersama, dan hari ini menjadi latihan yang kedua. Sementara, latihan parsial sebelumnya sudah ia lakoni dua kali.

Dalam prosesnya itu, Choky mengaku kesulitan, utamanya pada penerapan gestur-gestur dalam penokohan. Selain itu, keluwesan dengan lawan main juga menjadi tantangan yang dihadapinya.

"Gestur dari pewayangan itu sendiri. Bukan hal biasa bagi saya melakukan hal-hal yang sebenarnya cukup feminin. Ketika ada gerakan-gerakan yang menari, itu awalnya asing buat saya," terangnya. Namun, ia kerap mendapat motivasi dari pelatih. Hal itu membuatnya terus berlatih dalam mendalami perannya sebagai Arjuna.

Selain itu, Choky menyebutkan bahwa ada gestur khusus milik Arjuna yang harus bisa ia kuasai. Penguasan gestur ini penting agar Arjuna bisa diperankan sesuai dengan yang diharapkan. "Saya harus bisa memerankan Arjuna sesungguhnya, atau paling tidak, Arjuna yang dimaksud, supaya tidak menonjolkan karakter pribadi," lanjutnya.

Dalam berdialog, Founder & CEO Choky Sitohang Speaking Incorporation (ChoSSI) ini mengaku tidak mengalami kesulitan. Sebab, ia sudah terbiasa melakukan dialog, baik sebagai aktor maupun sebagai presenter.

Menuju pementasan nanti, Choky berharap mampu memaksimalkan potensinya dalam berakting sebagai Arjuna. Selain itu, ia berharap kegiatan ini mampu menyadarkan kembali nilai-nilai budaya yang ada di Tanah Air Indonesia.

"Budaya itu akar identitas bangsa, kita ada seperti sekarang karena budaya. Ketika kita terus memuliakan budaya kita juga kuat dalam karakter bangsa, kita tidak akan meninggalkan identitas kita sebagai bangsa Indonesia yang maju, majemuk, kebhinekaan," pungkasnya.

Kegiatan ini sendiri digelar dalam rangka memperingati Hari Dharma Samudera. Panglima TNI Laksamana Yudo Margono akan berperan sebagai Bimasena. Selain itu, pejabat TNI lainnya turut terlibat, yakni Kasal akan memerankan Batara Bayu; Kasad akan memerankan Batara Brama; serta Kasau akan memerankan Resi Abiyasa. Kapolri turut akan dilibatkan dengan berperan sebagai Batara Surya, serta Ketua DPR RI yang direncanakan akan menjadi Dewi Amba.

195