Home Ekonomi Minat Kerja di Korea Kian Tinggi, Jumlah Pendaftar Catatkan Rekor

Minat Kerja di Korea Kian Tinggi, Jumlah Pendaftar Catatkan Rekor

Jakarta, Gatra.com - Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) kembali melepas sebanyak 228 Pekerja Migran Indonesia Sektor Manufaktur dan Perikanan dalam skema Government to Government (G to G) atau antar Pemerintah ke Korea Selatan (Korsel) pada Senin (26/2).

Kepala BP2MI Benny Rhamdani mengungkapkan bahwa minat masyarakat Indonesia untuk bekerja di Korsel makin tinggi. Terbukti, pendaftaran penempatan pekerja Indonesia ke Korea Selatan melalui skema G to G tahun ini menembus rekor tertinggi dibanding tahun-tahun sebelumnya.

"Untuk pendaftaran 2024 ini tembus 62 ribu lebih, ini rekor baru. Selalu saya katakan tahun-tahun sebelumnya yang mendaftar ke Korea itu hanya berada di angka 24 ribu, kemudian terjadi lonjakan yang sangat luar biasa," katanya. 

Benny merinci dari total 62 ribu pendaftar tersebut terbagi untuk beberapa sektor pekerjaan di manufaktur dan sektor perikanan.

"Untuk sektor shipbuilding 1.038 (seribu tiga puluh delapan orang), untuk servis 1.032 (seribu tiga puluh dua orang) dan servis 2 sebanyak 8.433 (delapan ribu empat ratus tiga puluh tiga orang)," ujarnya.

Benny juga menyebut bahwa ada penambahan sektor baru untuk skema G to G yaitu sektor shipbuilding.

"Sebelumnya hanya ada dua sektor G to G untuk Korea yaitu perikanan dan manufaktur, tapi sekarang sudah ada sektor baru namanya shipbuilding," terangnya. 

"Kemudian service 1 yang diantaranya terdiri dari penanganan limbah, penerbitan buku, majalah, penanganan cargo udara dan darat dan servis 2 yang meliputi penanganan kerja di hotel, akomodasi dan restoran," tutur Benny.

40