Home Kesehatan BKKBN: Kualitas SDM Ditentukan 1000 Hari Pertama Sejak Kelahiran

BKKBN: Kualitas SDM Ditentukan 1000 Hari Pertama Sejak Kelahiran

809

Tanjung Pandan, Gatra.com - Pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) 2015-2019, BKKBN telah memfokuskan pada program pengendalian kelahiran. Dilihat program itu telah berhasil, maka langkah berikutnya adalah pada program peningkatan kualitas SDM.

Program pengendalian kelahiran, yang sudah dicanangkan sejak 2001 dianggap berhasil karena rata-rata kelahiran saat ini sudah mencapai 2,4 anak per satu ibu.

"Sehingga ke depan berubah, karena ini sudah berhasil. Ke depan kita ubah pada peningkatan kualitas SDM," kata Sekretaris Utama BKKBN Nofrijal, di sela acara Temu Kerja Regional Kampung KB Percontohan Tingkat Kabupaten/Kota dan Pengelola Data dan Informasi Tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota Tahun 2019 di Hotel BW Suite Belitung, Rabu (24/04).

Oleh sebab itu, lanjut Nofrijal, untuk menjaga kualitas SDM, titik krusialnya ada pada 1000 hari pertama sejak kelahiran. "Tapi penekanannya kepada pada 1000 hari pertama kehidupan. Karena ini adalah yang menentukan berkualitas atau tidak SDM kita," ungkapnya.

Untuk itu, Pemerintah menginginkan orang yang ber-KB dan mengendalikan kelurganya, kehidupannya berkualitas. 'Baik pendidikan orang tuanya, pendidikan anak-anaknya maupun ekonominya," ucapnya.

Di sisi lain, Nofrijal mengatakan, agar orang yang ber-KB berkualitas dalam berkeluarga, Pemerintah mencanangkan kampung KB. "Presiden memerintahkan kejayaan kembali program KB ini, melalui kampung KB. Dan pertama kali ini diresmikan oleh Presiden Jokowi di kampung KB, di Cirebon," jelasnya.

 

COMMENTS

LEAVE A COMMENTS