Home Regional Pengajian Haul Ponpes Al Musyafa Role Model Giat Keagamaan

Pengajian Haul Ponpes Al Musyafa Role Model Giat Keagamaan

1313

Kendal, Gatra.com - Pondok Pesantren (Ponpes) Al Musyafa menggelar pengajian dalam memperingati Haul KH Musyafa ke 36. Haul yang dihadiri segenap wali santri dan masyarakat umum digelar dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat.

Jamaah yang menghadiri pengajian diwajibkan pihak panitia sudah mengikuti vaksinasi. Sebagai buktinya, panitia meminta jamaah yang hadir membawa kartu vaksin saat mau memasuki area pengajian. Bagi yang belum divaksin, pada kegiatan pengajian ini juga disediakan layanan vaksinasi bagi jamaah yang hadir. Sebanyak 300 kuota vaksin disediakan bagi jamaah dalam kegiatan tersebut.

Tak hanya itu, panitia juga menerapkan prokes ketat dengan mewajibkan jamaah memakai masker. Bahkan, tempat duduk jamaah juga direnggangkan dengan jarak satu meter dari setiap kursinya.

Dalam acara itu, Polisi dari Polsek Pegandon di bawah koordinasi Polres Kendal bersama dengan TNI dan Banser mengawal ketat penerapan prokes pada jamaah yang hadir. Pihak panitia juga membagikan sedikitnya 3000 masker untuk jamaah yang hadir. 

Pembagian masker juga dilakukan jajaran Polsek Pegandon. Di bawah intruksi Kapolsek Pegandon AKP Zaenal Arifin, setidaknya 2000 masker dari Polsek Pegandon juga turut dibagikan kepada jamaah pengajian.

Bupati Kendal Dico M Ganinduto mengatakan, Ponpes Al Musyafa merupakan salah satu ponpes terbesar di Kabupaten Kendal, sehingga kegiatan haul yang digelar menjadi role model untuk setiap kegiatan-kegiatan pengajian di seluruh ponpes yang ada di Kendal.

"Kegiatan keagamaan seperti haul ini di Kendal sudah bisa digelar seiring dengan membaiknya kondisi yang ada," kata Dico Ganinduto, Sabtu (6/11).

Bupati juga mengaku senang dengan mulai dilonggarkannya kegiatan keagamaan dan pendidikan tatap muka yang digelar satuan pendidikan dan pondok pesantren di Kabupaten Kendal. Namun bupati tetap mengingatkan agar dalam setiap kegiatan yang digelar tetap mematuhi protokol kesehatan sesuai dengan Instruksi Bupati nomor 13 tahun 2021 tentang PPKM level 2 di Kabupaten Kendal.

"Saya selalu ingatkan kepada para tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk mensosialisasikan agar masyarakat tidak lengah sedikitpun dalam menjaga prokes seperti, mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas serta banyak berdoa," ujarnya.

Sementara itu, Gus Muwafiq , dai kondang asal Yogyakarta yang mengisi pengajian tersebut menyampaikan bahwa pandemi yang melanda seluruh dunia ini pasti akan berlalu. Manusia, menurutnya, adalah sosok mahluk yang diciptakan Allah untuk menang.

Pada zaman dahulu kala, bebernya, manusia bisa menang melawan Dinosaurus. Manusia juga menang melawan binatang-binatang buas setelah mampu menciptakan senjata api. Macan atau Harimau yang dijaman dulu adalah binatang buas yang tak terkalahkan, di depan manusia sekarang, hewan ini bakal tewas, karena manusia sekarang memiliki senjata api.

"Manusia juga menang dan bisa menaklukkan langit dan samudera dengan pesawat. Dengan virus corona ini saya juga sangat yakin bahwa manusia tetap akan menang," ujarnya.
 

 

COMMENTS

LEAVE A COMMENTS