Home Kesehatan Ketua PDGI Sebut 70% Masyarakat Indonesia Alami Karies Gigi

Ketua PDGI Sebut 70% Masyarakat Indonesia Alami Karies Gigi

Jakarta, Gatra.com - Ketua Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PB PDGI) drg. Usman Sumantri menyatakan, sebanyak 70% masyarakat Indonesia mengalami karies gigi. Kondisi itu disebut acap kali terjadi pada anak-anak berusia di bawah 12 tahun, dengan gigi yang cenderung belum permanen.

“Itu sayangnya mengidap anak-anak di bawah 12 tahun banyak sekali, yang giginya belum permanen,” ujar drg. Usman Sumantri, ketika ditemui pada acara Sikat Gigi Massal pada Anak-Anak SD secara serentak di seluruh Indonesia dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Gigi Nasional, di Gelora Bung Karno, pada Senin (12/9).

Meski gigi tersebut dapat berganti di kemudian hari, namun rusaknya gigi permanen yang pertama kali muncul pada saat anak berusia 6-7 tahun, dapat berpengaruh pada pertumbuhan gigi yang lain. Apalagi, gigi geraham, sebagai gigi permanen yang pertama kali tumbuh, juga merupakan gigi yang sering kali rusak.

“Usia 6-7 tahun ada yang sudah permanen, di depan sama geraham. Masalahnya gigi geraham pertama yang tumbuh itu, yang menjadi kunci, justru itu sering rusak. Itu yang jadi persoalan. Kalau gigi itu rusak, umur 6-7 tahun sudah tumbuh, kemudian rusak umur 12 tahun, dia akan berpengaruh terhadap pertumbuhan gigi yang lain,” jelas drg. Usman.

Lebih lanjut, Usman pun menegaskan bahwa kecenderungan pengaruh tersebut terjadi, karena gigi geraham yang tumbuh pertama itu merupakan kunci dari pertumbuhan gigi lainnya. Dengan kata lain, apabila gigi tersebut bermasalah, maka gigi-gigi yang lain pun akan ikut bermasalah ada suatu saat nanti.

Sementara itu, Usman pun menyatakan bahwa nilai indeks DMF-T di kalangan masyarakat usia anak-anak Indonesia di bawah usia 12 tahun saat ini berada pada angka yang cukup tinggi, yakni 8,6. Usman pun menyebut, dengan angka tersebut, maka jumlah masalah gigi bagi anak-anak di Indonesia masih bermasalah.

“Kalau anak-anak sekarang itu, DMF-T-nya itu 8,6 ya, itu di bawah 12 tahun. Yang karies, yang giginya sudah hilang sebelum waktunya, dan yang ditambal tuh berapa sih. Itu masih bermasalah, terutama karies,” ucap drg. Usman.

Untuk diketahui, nilai Decay Missing Filled Teeth (DMF-T) sendiri merupakan angka yang menunjukkan jumlah gigi dengan karies pada seseorang atau sekelompok orang. Huruf D mewakili jumlah gigi yang berlubang karena karies gigi. Huruf M merupakan gigi yang dicabut karena karies gigi. Sementara huruf F merupakan gigi yang ditambal karena karies gigi dan dalam keadaan baik. Nilai tersebut pada dasarnya digunakan untuk melihat status kesehatan gigi dan mulut, terutama karies gigi tadi.