Home Teknologi Penuhi Kebutuhan Pelayanan Masyarakat, ASN Diminta Tidak Gaptek

Penuhi Kebutuhan Pelayanan Masyarakat, ASN Diminta Tidak Gaptek

Jakarta, Gatra.com - Perkembangan teknologi digital yang pesat diyakini telah mempengaruhi berbagai elemen. Oleh karenanya, penanaman Literasi digital merupakan hal yang penting dalam merespon kebutuhan akan kecakapan digital.

Asisten Administrasi Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Tautoto Tanaranggina, menyebut kebutuhan akan kemampuan digital juga diperlukan oleh perangkat aparatur sipil negara (ASN). ASN dinilai perlu memahami literasi digital dengan baik dan benar agar dapat melayani kebutuhan masyarakat.

Baca Juga: Meski Sudah Banyak yang Berbasis Digital, Pemerintah Diminta Telaten Urus UMKM

“Jangan sampai ada ASN yang gaptek di era serba digital karena ASN harus merespon cepat fenomena era digital sehingga tidak ketinggalan zaman. Hal ini juga sejalan dengan core value ASN," ujar Tautoto dalam siaran pers, Sabtu (17/9).

Hal itu dia sampaikan dalam kegiatan literasi digital sektor pemerintahan untuk ASN di Provinsi Sulawesi Selatan. Dalam rangkaian kegiatan Literasi Digital Sektor Pemerintahan ity turut diselenggarakan Kelas Literasi Digital yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman literasi digital bagi ASN di Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Pemberdayaan Informatika Kemenkominfo, Bonifasius Wahyu Pudjianto, turut menyampaikan bahwa Peningkatan pemahaman literasi digital ASN merupakan salah satu target nasional Kemenkominfo menuju transformasi digital di Indonesia.

Baca Juga: Penanaman Literasi Digital Pada Generasi Z Jadi Kewajiban

Literasi digital sangat diperlukan bagi masyarakat karena dengan pengetahuan dan kemampuan literasi digital yang baik, setiap orang akan lebih kritis terhadap penggunaan teknologi informasi dan komunikasi dalam kehidupan sehari-hari.

"Diharapkan, kegiatan literasi juga mampu memberikan pencerahan dan keamanan penggunaan sistem pemerintahan yang terintegrasi untuk sistem pemerintahan dan layanan masyarakat,” jelasnya.

Kapus IV BPSDM Kemendagri, Dian Ady Permana, juga berharap agar ASN dapat belajar untuk meningkatkan kompetensi teknologi digital. Dia juga berharap agar ASN lebih banyak membaca informasi positif sehingga dapat menangkal informasi negatif menyambut pesta demokrasi tahun 2024 nanti.

"Kita akan melakukan pesta tersebut secara jujur dan adil. Bapak dan Ibu yang berada di garda terdepan dapat memberi kontribusi maksimal dengan memberi energi positif terhadap teman-teman di sekitar Bapak dan Ibu sekalian,” jelasnya.