Home Kebencanaan Dari Bantul, Awak KRI Nanggala Tinggalkan Istri Hamil Tua

Dari Bantul, Awak KRI Nanggala Tinggalkan Istri Hamil Tua

Bantul, Gatra.com - Satu awak KRI Nanggala 402 yang hilang kontak di Laut Bali merupakan warga Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Meninggalkan istri yang hamil tujuh bulan selama bertugas, Gunadi Fajar R (24), kelasi isyarat yang bertindak sebagai operator sonar 2 di KRI itu, berencana pindah ke Bantul.
 
Gunadi merupakan warga RT 3 Dusun Ngreco, Desa Seloharjo, Kecamatan Pundong. Ia putra pertama Sunaryo (48) yang bekerja sebagai tukang las.
 
"Anak saya di AL sejak 2014. Dulu Komando Armada I Jakarta, kemudian sekolah di sekolah kapal selam dan ditugaskan di Komando Armada 2 Surabaya sejak dua tahun terakhir," kata Sunaryo kepada wartawan, Jumat (23/4).
 
Sunaryo mengatakan kabar pertama mengenai hilangnya KRI Nanggala diketahui dari istri Gunadi, Dwi Ari Astanti, yang saat itu berada di Purworejo.
 
"Rabu malam ngasih kabar begini, 'Bapak KRI Nanggala kehilangan kontak'. Terus kita pastikan lihat berita lewat HP. Benar, Nanggala 402 itu kapal anak saya," ucap Sunaryo.
 
Ia lantas bercerita pertemuan terakhir dengan anaknya terjadi pada akhir Maret lalu. Pada 26-27 Maret, Gunadi menggelar syukuran tujuh bulan kandungan istrinya. Pasangan ini tengah menanti kelahiran anak pertama.
 
"Terakhir berkomunikasi dengan ibunya pada Minggu (18/4) yang intinya meminta doa karena bakal berlayar," ujarnya.
 
Sunaryo menceritakan putranya berencana memindah sang istri ke Pundong, Bantul, untuk persiapan kelahiran.
 
Di tengah penantian kabar KRI Nanggala, Sunaryo sekeluarga berdoa dan terus berharap pemerintah berhasil mengevakuasi KRI Nanggala dan seluruh awaknya selamat. Bersama warga, pada Kamis (22/4) keluarga menggelar doa bersama.
 
"Kemarin menantu saya sudah berangkat ke Bali. Namun sampai hari ini belum ada kabar terbaru,'" jelasnya.
 
Kepala Desa Seloharjo, Mahardi Badrun, menyampaikan rasa prihatin atas kejadian ini.
 
"Saya sudah kenal lama sama bapaknya, tapi tidak menyangka jika Gunadi merupakan putra beliau," kata Badrun.
 
Mewakili pemerintah desa, Badrun berharap proses pencarian dan evakuasi bisa dilakukan semaksimal mungkin oleh pemerintah bersama TNI AL.
3827