Home Hukum Kesaksian Bharada E Soal Wanita di Rumah Bangka Dianggap Karangan Oleh Sambo

Kesaksian Bharada E Soal Wanita di Rumah Bangka Dianggap Karangan Oleh Sambo

Jakarta, Gatra.com - Terdakwa kasus pembunuhan Brigadir J, Ferdy Sambo membantah pernyataan Richard Eliezer alias Bharada E dalam persidangan Kamis (30/11) lalu, yang mengaku bahwa ia melihat ada sosok perempuan yang keluar dari kediaman Ferdy Sambo di Jalan Bangka, dalam kondisi menangis.

Sambo pun menyebut keterangan itu tak benar dan hanya merupakan karangan Bharada E semata. "Tidak benar keterangan dia itu, ngarang-ngarang," ujarnya ketika ditemui awak media pada jeda sidang pemeriksaan saksi-saksi terhadapnya dan Putri Candrawathi, di PN Jakarta Selatan, Selasa (6/12).

Sambo pun menegaskan bahwa perkara pembunuhan yang menewaskan Brigadir J itu hanya didasari satu motif, yakni pelecehan yang diduga dilakukan Brigadir J terhadap istrinya. Dengan demikian, ia pun menepis isu mengenai adanya motif lain yang melatarbelakangi penembakan itu.

"Jelasnya, istri saya kan diperkosa sama Yosua. Tidak ada motif lain apalagi perselingkuhan. Tidak ada itu [sosok wanita]," ucap Sambo.

Sambo Bakal Tanya Langsung Bharada E

Tak hanya itu, Sambo pun menyebut bahwa dalam persidangan mendatang, pihaknya akan menanyakan kepada Bharada E, terkait sosok yang diduga menyuruhnya untuk berkata demikian.

"Nanti kita tanyakan ke dia, kita akan tanyakan di persidangan. Siapa yang nyuruh dia ngarang-ngarang seperti itu," kata Sambo.

Sambo pun meminta agar Bharada E tak melibatkan pihak-pihak lain dalam peristiwa ini. Sebab, dirinya siap bertanggung jawab atas perkara yang telah menewaskan Brigadir J tersebut.

"Kalau dia yang menembak Yosua, jangan libat-libatkan istri saya, jangan libatkan Ricky, Kuat. Saya siap bertanggung jawab terhadap apa yang saya lakukan," kata Sambo.

Ajak Publik Kawal Sidang

Di samping itu, Sambo juga mengajak publik untuk terus mengawasi persidangan tersebut agar dapat berjalan objektif. Dengan demikian, tak akan ada isu lain yang berkembang di luar persidangan, dan mempengaruhi jalannya persidangan.

"Kita awasi persidangan ini. Tidak ada isu di luar yang berkembang sehingga mempengaruhi fakta di persidangan," tutup Sambo.

Perempuan Misterius

Untuk diketahui, dalam persidangan Rabu (30/11), Bharada E mengungkapkan bahwa ada seorang wanita yang tak dikenalinya di rumah Ferdy Sambo di Bangka, Jakarta Selatan. Wanita itu keluar dari rumah mantan Kadiv Propam tersebut dalam keadaan menangis, saat Sambo dan Putri Candrawathi berada di rumah tersebut.

Eliezer mengaku, pada saat itu, Putri Candrawathi lebih dulu tiba di rumah tersebut dengan raut marah. Tak lama setelahnya, Sambo tiba di rumah itu, juga dengan ekspresi marah. Wanita itu pun disebutnya baru keluar dari kediaman Sambo, sekira dua jam setelah kedatangan Sambo dan Putri, juga seorang rekan Sambo bernama Koh Erben ke rumah tersebut.

Menurut Eliezer, sebagaimana ia sampaikan dalam persidangan tersebut, sejak kejadian itu, Sambo menjadi lebih sering tinggal di kediaman pribadinya di Jalan Saguling III, Jakarta Selatan, di mana Putri dan anaknya tinggal.

94